KEDIRI, JP Radar Kediri-Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan bantuan mobil operasional untuk PC Fatayat Kabupaten Kediri, kemarin. Organisasi perempuan itu juga digandeng untuk ikut mengatasi berbagai permasalahan di Kabupaten Kediri. Salah satunya kemiskinan ekstrem.
Pantauan koran ini, pemberian bantuan mobil operasional dilakukan di sela-sela pelantikan Pengurus Cabang Fatayat NU di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) kemarin. “Semoga mobil operasional ini bisa menunjang aktivitas fatayat dalam melaksanakan tugas,” harap pria yang akrab disapa Mas Dhito itu.
Selain memberi bantuan mobil operasional, Mas Dhito juga berkomitmen memberi bantuan untuk 26 Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat di Kabupaten Kediri. Bentuk bantuannya menyesuaikan kebutuhan masing-masing PAC.
“Jika PAC Ansor saya beri bantuan laptop, untuk PAC fatayat bisa diinventarisasi kebutuhannya. Kalau butuh laptop akan saya beri laptop, butuh sepeda motor akan saya beri bantuan sepeda motor,” lanjutnya sembari menyebut bantuan akan direalisasikan bertahap pada tahun ini hingga tahun depan.
Untuk diketahui, dalam kesempatan kemarin Bupati Dhito juga menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) Pembangunan Keluarga Berkualitas. Lewat kerja sama itu, fatayat akan dilibatkan aktif menangani berbagai permasalahan sosial di Kabupaten Kediri. Salah satunya kemiskinan ekstrem.
Mas Dhito mengatakan, di Kabupaten Kediri ada sekitar 146 ribu warga kategori miskin rentan dan miskin ekstrem. Dari jumlah tersebut, ada sekitar 33 ribu di antaranya yang masuk kategori kemiskinan ekstrem. Merekalah yang akan dientaskan tahun ini.
Selain menggandeng fatayat untuk mengentaskan warga dari kemiskinan ekstrem, Mas Dhito juga mengajak fatayat untuk mengatasi stunting atau gangguan tumbuh kembang pada anak.
Kebetulan, dua masalah tersebut memang menjadi bidang tugas Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa yang kemarin resmi dilantik menjadi ketua PC Fatayat Kabupaten Kediri untuk periode kedua.
Dalam kesempatan kemarin, Mas Dhito juga mengucapkan selamat kepada Mbak Dewi dan jajaran pengurus Fatayat Kabupaten Kediri periode 2024-2029. Menurut Mas Dhito, sebagai pasangannya memimpin Kabupaten Kediri, Mbak Dewi selalu sinergi dalam menjalankan program-programnya.
“Mbak Dewi ini orangnya tidak pernah neka-neka. Selama hampir lima tahun ini saya tidak pernah ada masalah, kami berkolaborasi memimpin Kabupaten Kediri dengan baik,” puji Mas Dhito terhadap sosok wakil bupati itu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah