KOTA, JP Radar Kediri-Larangan wisuda atau purnawiyata yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kota Kediri pada 8 April lalu, langsung ditindaklanjuti dengan pendataan sekolah. Hasilnya, sedikitnya ada lima SD yang telanjur menyiapkan wisuda. Merespons hal tersebut, disdik segera melakukan evaluasi.
“Ada (yang menyiapkan wisuda, Red). Untuk sekolah negeri hanya sekitar lima,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri M. Anang Kurniawan tentang sekolah yang sudah menyiapkan wisuda siswa.
Bagaimana dengan jenjang SMP? Menurut Anang pihaknya belum mendapat laporan secara detail. Ditanya tentang kelanjutan wisuda lima SD tersebut, menurut Anang masih akan dievaluasi.
Salah satunya, mempertimbangkan pelaksanaan kelulusan yang dirancang sekolah. Serta, alasan mereka melaksanakan purnawiyata di luar lingkungan sekolah. “Prinsipnya tetap, surat edaran harus dilaksanakan,” tegasnya.
Lebih jauh Anang menyebut, larangan wisuda atau purnawiyata dikeluarkan untuk menghindari kegiatan yang memberatkan orang tua. Selain itu, kelulusan juga dilarang menggunakan atribut serta diimbau untuk dilaksanakan di lingkungan sekolah.
“Lingkungan sekolah itu yang punya dia gedungnya seperti apa. Silakan disesuaikan dengan kondisi di sekolah. Artinya tidak berarti begitu di sekolah tapi pakai tenda, nggak juga. Itu sama saja memberatkan,” beber Anang.
Lima poin larangan yang tertera di surat edaran terkait wisuda, menurut Anang sudah disosialisasikan oleh dinas pendidikan sejak jauh-jauh hari. Namun, ternyata masih ada beberapa sekolah yang tetap ingin menyelenggarakan.
“Itu biasanya yang ngengkel. Dan yang ngengkel, mohon maaf, biasanya bukan sekolahnya, tapi orang tua,” tuturnya.
Seperti diberitakan, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melarang kegiatan wisuda atau purnawiyata untuk seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Kediri. Selain itu, kelulusan siswa juga dilarang digelar di luar lingkungan satuan pendidikan. Kebijakan itu bertujuan mengurangi biaya yang biasanya dibebankan kepada wali siswa.
Menindaklanjuti surat edaran itu, Dinas Pendidikan Kota Kediri melakukan pendataan untuk memetakan sekolah yang sudah terlanjur menyiapkan wisuda. Sebab wisuda yang pada umumnya digelar di bulan Juni itu biasanya sudah disiapkan sejak beberapa bulan sebelumnya.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira