KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemerintah Desa (Pemdes) Bakalan berkomitmen melayani masyarakat. Salah satunya adalah memperbaiki infrastruktur yang menghubungkan dua dusun. Yakni memperlebar akses jembatan yang menjadi pengbung Dusun Bakalanlor dan Dusun Bakalankuidul.
Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Muhammad Rifai, jembatan itu jadi jalur alternatif jika ada kegiatan masyarakat di Dusun Bakalanlor yang harus menutup jalan utama. “Pelebaran jembatan yang berada di tengah sawah itu permintaan warga. Agar masyarakat Bakalan dan sekitarnya dapat memanfaatkan dengan baik,” ujar Rifai yang ditemui di lokasi jembatan.
Baca Juga: Hasil Refocusing Pemkab Kediri Akhirnya Bisa untuk Perbaikan Jalan, Sehini Anggarannya
Jembatan dilebarkan satu meter ke kiri dan kanan. Ini agar mobil atau truk dapat melewatinya. Sebab, sebelumnya luas jembatan itu hanya 4 x 2 meter saja dan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.
“Targetnya dua minggu lagi proyek pelebaran jembatan ini dapat selesai dan bisa dinikmati warga,” imbuhnya.
Dia menerangkan, pengerjaan pelebaran jembatan telah mencapai 50 persen. Para pekerjanya dari warga desa sendiri. Hingga kemarin, proyek jembatan ini tinggal dilakukan pengecoran dan pemberian pagar pembatas.
“Proyek jembatan ini dibiayai dari dana desa (DD). Ada sembilan pekerja, semuanya dari warga Bakalan,” terang Rifai yang menyebut aktivitas proyek padat kaya itu juga menjadi peluang kerja bagi warga desanya. Nantinya jembatan tersebut menjadi lebih tebal 20 sentimeter dengan bahan yang berkualitas. Sehingga kuat dilewati kendaraan berat dan awet hingga puluhan tahun.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian