KOTA, JP Radar Kediri- Proyek Tol Kediri-Tulungagung akses ke Bandara Dhoho tidak menggunakan hektaran tanah warga hingga tanah eks kas desa. Melainkan juga ada ratusan pohon hijau yang ikut terkepras.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Imam Muttakin mengatakan, berdasar hasil survei sedikitnya ada 298 pohon di jalur hijau yang terkepras tol akses bandara. Dengan jumlah itu, pemrakarsa tol tetap harus melakukan penggantian berupa bibit pohon.
“Untuk pembangunan jalan tol akses bandara ini, dia harus mengganti kurang lebih ada 11 ribu bibit tanaman pengganti,” kata Imam.
Pemrakarsa juga tidak bisa begitu saja menentukan bibit pengganti.
Sesuai peraturan wali kota (perwali) dan peraturan daerah (perda), satu pohon hijau yang ditebang harus diganti dengan 20-70 bibit pohon. Jumlah bibit pohon tergantung diameter pohon yang ditebang.
Imam menjelaskan, aturan penebangan pohon itu dipertegas dalam Perda Kota Kediri No. 5/2010 tentang Pertamanan Kota. Kemudian, aturan yang mengikat juga tercantum di Perwali Kota Kediri Nomor 23/2013 tentang Taman.
“Misalnya penebangan pohon yang pangkal batangnya berdiameter sampai dengan 10 sentimeter, jumlah penggantiannya sebanyak 20 batang dengan ketinggian minimal 3 meter dengan diameter 6 sentimeter,” lanjut Imam mencontohkan salah satu aturan yang termuat dalam perwali tersebut.
Adapun hingga pertengahan Maret lalu, Imam menyebut sudah ada lebih dari 10 pohon yang terkonfirmasi ditebang. Hal tersebut menyusul proyek konstruksi tol akses bandara yang berjalan bertahap di empat kelurahan terdampak.
Sesuai progress proyek, menurut Imam penggantian pohon juga dilakukan bertahap. “Berdasarkan konfirmasi terakhir, setelah dipotong nanti akan langsung diganti,” tandas Imam.
Dengan adanya aturan yang mengikat terkait penebangan pohon, menurut Imam hal itu juga merupakan komitmen pemkot dalam melindungi ruang terbuka hijau. Sebab tak hanya taman, jalur hijau pun juga termasuk ruang terbuka hijau yang keberadaannya harus tetap dijaga.
Untuk diketahui, proses pembebasan tanah untuk pembangunan tol akses bandara terus dikebut. Di waktu yang bersamaan, proyek fisik PSN itu juga sudah dimulai di ruas Kota Kediri. Yakni, di Kelurahan Semampir dan Kelurahan Mojoroto yang merupakan titik nol main road yang dibangun dari sisi Kota Kediri. (ais/ut)