Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Perawatan Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Tiap Bulan Butuh Puluhan Juta

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 8 April 2025 | 03:45 WIB
Photo
Photo

KABUPATEN, JP Radar Kediri- Pemeliharaan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) memerlukan anggaran yang tidak kecil. Setiap bulannya dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk memastikan proyek di dekat Bandara Dhoho itu tetap terjaga.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri Irwan Candra Wahyu Purnama melalui Kabid Cupta Karya Joko Riyanto mengatakan, ada dua item peruntukan anggaran Rp 60 juta tersebut. Sebesar Rp 30 juta digunakan untuk pemeliharaan rumput.

"Karena memang rumputnya bukan yang seperti lapangan biasa. Namun yang sesuai standar. Jadi pemeliharaannya cukup ekstra," ungkap Joko.

Adapun Rp 30 juta lainnya digunakan untuk pemeliharaan rutin lainnya. Seperti membayar listrik, air, dan jasa sekuriti. "Yang dominan memang pemeliharaan rumput yang memang harus luar biasa," lanjutnya.

Untuk diketahui, meski belum terpasang atap secara keseluruhan, saat hujan, Stadion GDJ tidak sampai muncul genangan air. Pasalnya, meski proyek belum rampung sepenuhnya di sana sudah ada sistem drainase di bagian lapangan.

Dengan adanya drainase, air hujan yang turun bisa langsung terserap ke bawah rumput. Sebab, di bawah lapangan ada pipa perforated. Sehingga, air yang turun bisa langsung masuk ke pipa kapiler. Selanjutnya dialirkan ke saluran drainase di sekeliling lapangan.

Meski belum muncul genangan, diakui Joko jika sistem drainase di sana belum optimal. Sebab, saluran di sekeliling lapangan itu masih belum disambungkan ke drainase kota. Penyambungan ke saluran kota baru akan dilakukan tahun ini.

Joko menegaskan, tahun 2025 ini ada site development terkait pengoneksian sistem drainase ke kota. Sedikitnya dibutuhkan anggaran sekitar Rp 1 miliar untuk penyambungan tersebut. “Sementara yang disambungkan satu sisi saja dulu,” jelas Joko.

Seperti diberitakan, pembangunan lanjutan Stadion GDJ yang sedianya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum urung dilakukan. Efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat membuat anggaran lanjutan yang sebenarnya sudah masuk ke pos kementerian tidak bisa dieksekusi.

Memastikan proyek stadion tidak mangkrak, Pemkab Kediri memutuskan untuk melanjutkan pembangunan menggunakan APBD Kabupaten Kediri. Penyelesaian proyek akan dilakukan secara bertahap hingga 2028 nanti.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan pembangunan Stadion GDJ akan tuntas di periode kedua kepemimpinannya. Dia juga ingin stadion bisa difungsikan untuk berbagai jenis kegiatan masyarakat. “Saya tidak ingin stadion jadi unfunctional building. Stadion mohon doanya diselesaikan tahun 2027 atau 2028. Syukur-syukur ada bantuan dari pusat, masih kami tunggu,” tandas Dhito. (sad/ut)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #kediri #dana #Stadion Gelora Daha Jayati #anggara #Pemeliharaan