KABUPATEN, JP Radar Kediri- Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) akan segera dilanjutkan. Akhir April ini pemkab berencana menggelar lelang proyek.
Jika tahapan tidak molor, pengerjaan fisik bisa dimulai pada Julin anti.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri Irwan Candra Wahyu Purnama melalui Kabid Cipta Karya Joko Riyanto mengatakan, tender proyek Stadion GDJ akan dimulai pertengahan atau akhir April ini. "Proses tender itu nanti waktunya sekitar satu bulan," kata Joko.
Penandatanganan kontrak rekanan penggarap proyek ditargetkan dimulai akhir Mei atau awal Juni. "Itu (proses fisik tahap II, Red) nanti estimasinya selama lima bulan," lanjut Joko memprediksi proyek lanjutan tahap II akan tuntas November nanti.
Lebih jauh Joko menyebut, di pembangunan tahap II ini Pemkab Kediri menganggarkan Rp 10 miliar.
Rinciannya Rp 9,6 miliar untuk realisasi fisik. Sisanya untuk review desain dan pengawasan.
Apa saja proyek fisik yang akan digarap tahun ini? Joko menyebut pada pembangunan lanjutan nanti tetap fokus pada pekerjaan arsitektur.
Yaitu, pemasangan tembok di seluruh zona. "Itu kan (tembok, Red) hanya ada terutama di zona A dan beberapa lainnya di lantai satu,” papar Joko.
Nantinya, untuk lantai 2, lantai 3, dan lantai 4 akan ditutup penuh dengan tembok. “Yang (saat ini, Red) di belakangnya secondary fasad itu nanti kita tembok semua," terangnya.
Joko menegaskan, pemasangan tembok menjadi prioritas karena atap hanya dibangun di Sebagian lokasi saja.
Sedangkan untuk tembok banyak yang belum dibangun. Sehingga, saat hujan turun air akan mudah masuk ke dalam stadion.
Meski demikian, Joko menyebut pembangunnan tembok tidak akan secara total membuat stadion tidak terkena hujan.
“Tapi tampiasnya kami minimalisasi,” paparnya sembari menyebut sesuai desain awal nantinya stadion akan dipasang atap secara penuh.
Adapun saat ini baru terpasang di zona A dan C.
Selain tembok, menurut Joko di tahap II nanti pemkab juga akan melakukan pengecoran pada empat sisi akses masuk.
Sehingga, area tersebut menjadi lebih rapi dan tidak becek. Selanjutnya untuk zona A tahun ini juga ditargetkan bisa rampung.
Seperti dinding, lantai, dan kamar mandi. Adapun saat ini di zona A kamar mandinya belum bisa difungsikan.
Saat tim Persik Kediri melakukan training centre, mereka harus menggunakan kamar mandi direksi proyek.
"Sebelumnya sudah kami kasih tahu teman-teman Persik. Bahwa sementara ini adanya di kantor proyek. katanya tidak apa-apa," tandas Joko.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira