Proyek Tol Kediri Kertosono Dilelang Pertengahan Tahun? Ini Target Pembangunan Fisiknya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Sabtu, 5 April 2025 | 03:18 WIB
Proyek Tol Kediri Kertosono Dilelang Pertengahan Tahun? Ini Target Pembangunan Fisiknya
Proyek Tol Kediri Kertosono Dilelang Pertengahan Tahun? Ini Target Pembangunan Fisiknya

KABUPATEN, JP Radar Kediri-Setelah beberapa kali tertunda, pembangunan Tol Kediri-Kertosono agaknya mulai mendapat kejelasan.

Proyek strategis nasional (PSN) ditargetkan bisa dimulai Juni nanti. Hal itu diungkapkan oleh Kabid Infrastruktur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda Kabupaten) Kediri Imam Malik.

Pria yang akrab disapa Malik itu pengatakan, sejak akhir Februari lalu pembebasan tanah di Kabupaten Kediri sudah mencapai 73,61 persen.

Sedangkan untuk Nganjuk mencapai 60,85 persen. Sehingga, secara keseluruhan sudah mencapai 63,20 persen.

“Ketika sudah 75 persen, nanti bisa mulai dilakukan kontruksi,” ungkap Malik. Jika awal April ini pembebasan tanah bisa mencapai 70 persen, diperkirakan pertengahan tahun ini proyek sudah bisa mulai dilelang.

“Kemarin (awal April, Red)  koordinasi dengan PPK ({pejabat pembuat komitmen, Red), mudah-mudahan pertengahan tahun ini bisa dilelang,” lanjutnya.

Proses lelang fisik diperkirkaan butuh waktu sekitar dua bulan. Selanjutnya, bisa langsung dimulai pembangunan fisiknya.

Dengan tahapan itu, pemkab menargetkan konstruksi Tol Kediri-Kertosono bisa dimulai pada triwulan keempat tahun ini. Sehingga, pada triwulan pertama pada 2027 nanti proyek sudah rampung.

Terkait rencana pembangunan fisik tol yang terus molor, Malik tidak menampiknya. Hal tersebut menurutnya karena progress pembebasan tanah yang memang masih lambat.

“Kemarin targetnya triwulan II (2024, Red) bisa kontruksi, tapi ternyata pengadaan tanah agak lambat,” terangnya.

Di Kabupaten Kediri total ada lima desa di dua kecamatan yang terdampak proyek Tol Kediri-Nganjuk. Empat desa ada di Kecamatan Banyakan.

Meliputi Desa Banyakan, Ngablak, Sendang, dan Maron. Kemudian, Desa Bakalan, Grogol juga ikut terdampak proyek strategis nasional tersebut.

Terpisah, Konsultan Hukum Kementerian ATR/BPN Budi Nugroho mengatakan, bahwa progres pembebasan tanah terdampak Tol Kediri-Kertosono sudah mencapai 95 persen.

“Sudah mendekati 100 persen penyelesaian tinggal pelaksanaan bangunan,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Menurutnya, setiap hari selalu ada pembayaran uang ganti rugi (UGR) tanah terdampak. Sehingga, selalu ada progress terkait pembebasan tanah. Dia juga memastikan bahwa proyek ini tidak terkena efisiensi.

“Tidak terpengaruh efisiensi. Karena sudah diprogramkan bertahun-tahun sebelumnya,” jelasnya. (sad/ut)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
kediri target kertosono tol