Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Perbaikan Jalan Dikebut, Vinanda Sidak Proses Pengaspalan di Kota Kediri, Begini Progresnya

Ayu Ismawati • Selasa, 25 Maret 2025 | 02:59 WIB
Perbaikan Jalan Dikebut, Vinanda Sidak Proses Pengaspalan di Kota Kediri, Begini Progresnya
Perbaikan Jalan Dikebut, Vinanda Sidak Proses Pengaspalan di Kota Kediri, Begini Progresnya

KOTA, JP Radar Kediri- Pemkot Kediri terus mengebut proses perbaikan jalan menjelang Idul Fitri ini. Sasarannya di 20 titik. Namun, hingga kemarin, progres perbaikan masih 80 persen.

Salah satu titik yang masih berlangsung perbaikan adalah ruas Jalan Letjend MT Haryono. Ruas di Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren ini dalam tahap pengaspalan.

“Karena ini untuk persiapan mudik menjelang Lebaran sehingga kami melakukan survei, jalan mana saja yang rusak segera kami perbaiki,” terang Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang ditemui di lokasi.

Kemarin, Vinanda memang meninjau langsung proses pengerjaan tersebut. Kebetulan, status jalan tersebut mengalami downgrade. Dari jalan provinsi menjadi jalan kota.

Masih menurut Wali Kota Vinanda, perbaikan juga bertujuan mencegah terjadinya kecelakaan. Karena kondisi jalan yang tak bagus potensi memicu insiden laka. Kemudian, jalan yang rusak juga bisa memicu kemacetan lalu lintas.

“Ada sekitar 20 titik jalan yang memang oleh Pemerintah Kota Kediri dilakukan pembetulan,” bebernya.

Di 20 titik itu meliputi penambalan jalan yang berlubang hingga pengaspalan ulang. Seperti di Jl Letjend MT Haryono, pengaspalan jalan dilakukan sepanjang 400 meter.

“Ini sedang berlangsung seperti di Jalan MT Haryono juga ini sudah berlangsung dari kemarin malam (23/3, Red). Insya Allah bisa selesai sebelum Lebaran. Biar yang mudik nyaman pulang ke Kota Kediri. Biar kangen lagi sama kotanya,” tandas Vinanda.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Yono Heryadi menambahkan, perbaikan jalan dengan material aspal hotmix dilakukan di tiga titik. 

Yakni, Jl Letjend MT Haryono, Jl Brigjend Katamso, dan Jl Mayjend Sungkono.

“Khusus hotmix sekitar 800 ton (material aspal yang disiapkan, Red) atau setara 600 meter. Kami beli hotmix 800 ton untuk di tiga tempat itu,” ungkap Yono.

Sedangkan untuk perbaikan keseluruhan di 20 titik, menurut Yono hingga kemarin sudah hampir 80 persen. Yang selesai diperbaiki mayoritas dilakukan penambalan di titik-titik lubang jalan.

“Masih kami kebut di Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, Jalan Merbabu, Jalan Hasanudin. Yang kecil-kecil lubang itu kami tambal. Kenapa kita masih tambal saja? Karena kita masih mau rencanakan untuk penanganan banjir dulu,” beber Yono.

Adapun perbaikan jalan itu dilakukan menyesuaikan situasi. Untuk penambalan jalan menurutnya bisa dilakukan di siang hari.

Sedangkan untuk pengaspalan dengan hotmix seperti di Jl MT Haryono diutamakan dikerjakan pada malam hari.

“Karena kami menggunakan alat ini. Kalau kami garapnya di siang atau pagi, itu mengganggu arus (lalu lintas, Red). Jadi malam mulai jam sembilan sampai subuh,” terang pria yang secara definitif menjabat sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Kediri itu.

Untuk perbaikan jalan jelang Hari Raya Idul Fitri itu, Pemkot Kediri menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,2 Miliar. Termasuk untuk pengaspalan di Jl Mayjend Sungkono yang akan memanjang hingga di ruas jalan depan Kantor Pos.

“Khusus Jalan Mayjend Sungkono karena ini mendekati Lebaran, mungkin setelah Lebaran baru kita lakukan proses untuk hotmix-nya. Karena juga masih banyak angkutan berat yang lewat sana untuk kepentingan proyek dan lainnya,” pungkas Yono.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#perbaikan jalan #sidak #pengaspalan #Vinanda