KOTA, JP Radar Kediri- Tim gabungan dari Pemerintah Kota Kediri, Polres Kediri Kota, serta Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kediri menggelar inspeksi mendadak (sidak) parsel kemarin.
Sidak itu menyasar sejumlah toko modern yang menjual parsel selama bulan Ramadan ini. Dalam sidak itu, tim menemukan produk minuman yang sudah melewati tanggal kadaluarsa.
Untuk diketahui, sidak kemarin digelar di beberapa tempat.
Yakni di Swalayan Samudera, Swalayan Borobudur, Toko Laksana Jaya, Toko Ijo, Hypermart, serta Golden Swalayan. Sidak itu tidak hanya menyasar produk parsel lebaran saja. Melainkan juga mengecek kondisi produk barang dalam keadaan tertutup.
“Di Borobudur ada salah satu produk yang harusnya ditarik dari etalase, itu mungkin menjadi masukan bagi manajemen agar ke depannya tidak terulang lagi,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri Wahyu Kusuma Wardani melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Rice Oryza Nusivera.
Produk yang seharusnya ditarik dari etalase itu merupakan minuman yogurt. Saat tim dari Dinas Kesehatan Kota Kediri dan Disperdagin Kota Kediri melakukan pengecekan, banyak produk dari dalam satu lemari pendingin di sana yang kadaluarsa hingga hampir kadaluarsa.
Label yang tertera dalam kemasan botol sebagian bertanda bulan Februari hingga Maret. Padahal, berdasar SOP produk itu, paling lambat dua bulan sebelum tanggal kadaluarsa, produk sudah harus ditarik dari kegiatan distribusi.
“Sebelum expired sudah harus ditarik. Atau dikomunikasikan dengan distributornya agar segera diganti. Kalau enggak nanti jenengan sendiri juga yang diurugikan,” tandasnya.
Dalam sidak itu, petugas juga menyarankan agar parsel dilengkapi dengan daftar barang-barang yang digunakan.
Termasuk di dalamnya tercantum tanggal kadaluarsa yang mudah dilihat pembeli, tanpa harus membongkar parsel.
Namun demikian, dalam sidak itu petugas tidak menemui produk kadaluarsa di dalam parsel. Jika ditemukan, maka parsel harus dikembalikan ke pihak produsen dan tidak boleh dipajang di etalase.
“Kita tidak menghendaki jika nanti ada masyarakat yang tidak tahu dan tidak mengecek tanggal kadaluarsa dan nanti dikonsumsi masyarakat. Terutama masyarakat di Kota Kediri,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira