KEDIRI, JP Radar Kediri- Satpol PP Kabupaten Kediri terus melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar.
Namun saat Ramadan, Satpol PP memberikan sedikit kelonggaran. Saat menjelang waktu berbuka, pedagang tetap diperbolehkan berjualan.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, bahwa operasi dilakukan secara rutin di beberapa titik.
Kawasan yang menjadi perhatian antara lain Jalan Soekarno-Hatta dan wilayah Pare. “Kami secara berkala menertibkan masyarakat yang beraktivitas atau memarkir kendaraan di trotoar,” jelas Kaleb.
Dia menyebut kelonggaran ini didasarkan pada kearifan lokal yang hanya terjadi dalam satu bulan dalam setahun.
“Menjelang berbuka, banyak masyarakat mencari takjil sehingga PKL bermunculan. Kami tidak bertindak terlalu kaku selama mereka tetap tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan,” jelasnya.
Selain itu, Satpol PP juga menyoroti maraknya pembagian takjil oleh berbagai pihak. Baik dari instansi pemerintahan maupun swasta.
Meski kegiatan ini berpotensi menghambat lalu lintas, pihaknya masih memberikan toleransi. Karena hanya berlangsung dalam waktu singkat.
“Kegiatan berbagi takjil memang sedikit menghambat lalu lintas, tetapi momen Ramadan memiliki nilai kebersamaan yang membuat suasana lebih indah,” pungkas Kaleb.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita