KABUPATEN, JP Radar Kediri – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menunjukkan perhatian besar pada persoalan warganya.
Seperti yang terjadi ketika berlangsung acara tasyakuran dan buka bersama dengan masyarakat di halaman belakang Kantor Pemkab Kediri hari ini (7/3).
Sang bupati memberikan beasiswa kepada anak tukang pijat. Pemberian beasiswa itu bermula ketika sang bupati memberikan sambutan.
Di tengah-tengah sambutan, Dhito memberi kesempatan kepada warga yang datang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Dua orang yang ditunjuk untuk menyampaikan aspirasi. Salah satunya adalah Sri Endah Wahyuni, warga Desa Menang, Kecamatan Pagu.
Yang mengeluh sungai di dekat rumahnya selalu meluap ketika hujan deras. Membuat lingkungannya kebanjiran.
“Tolong ditindaklanjuti Pak sungai yang ada di Desa Menang karena selalu banjir saat hujan deras,” pinta Sri.
Bupati Dhito tak hanya merespon permintaan itu. Dia juga bertanya seputar kehidupan sang warga yang mengajukan aspirasi.
Dari situ diketahui bahwa Sri sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat. Yang menghidupi dua orang anak. Sedangkan suaminya merantau sebagai pekerja bangunan di Jakarta.
"Anak saya jualan makanan Pak tapi belum ada rombong," ucapnya.
Putera Gubernur Jakarta Pramono Anung itu segera merespon keluhan warganya.
Langsung memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti keluhan tentang sungai yang selalu meluap.
Tak hanya itu, Dhito juga menjanjikan beasiswa kepada anak-anak Sri. Biaya sekolah secara penuh akan diberikan hingga kuliah.
"Ibu ini hebat. Ketika ditanya aspirasi dan keluhannya tidak langsung mengeluh untuk dirinya sendiri. Tapi kepentingan semua orang didahulukan. Makanya saya pancing lagi tadi. Ternyata memang Bu Sri ini ibu yang tangguh. Meskipun misalnya tidak ada bantuan pemerintah tapi tetap bisa makan. Nanti silakan didata juga anak-anaknya untuk diberi beasiswa sampai kuliah," tutur bupati yang menjabat dua periode ini.
Setelah mendengar aspirasi warganya, Dhito dan Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa memotong nasi kuning. Tanda tasyakuran dan buka bersama dengan masyarakat dimulai.
Dalam acara kemarin, Pemkab menyediakan sebanyak 12 ribu goodie bag berisi nasi kotak dan produk UMKM. Disediakan pula delapan ribu makanan tambahan di stand-stand.
Selain seluruh elemen masyarakat yang hadir, kemarin juga hadir Forkopimda, Sekda, OPD, hingga ASN di lingkungan Pemkab Kediri.
Dalam kesempatan itu Dhito juga memuji warganya yang menyempatkan diri datang ke acara tersebut.
"Terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Kediri yang telah hadir datang jauh-jauh ke kantor Pemkab untuk berbuka bersama. Meskipun tadi sempat hujan deras tapi hujan inilah yang membawa berkah," ujarnya di awal sambutan. (ica/fud)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira