Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kapan Pembangunan TPA 4 di Klotok Kota Kediri Dimulai? Begini Penjelasan Pemkot

Ayu Ismawati • Rabu, 5 Maret 2025 | 17:03 WIB
Kondisi TPA 1, TPA 2, dan TPA 3 Klotok yang semuanya penuh terisi sampah difoto dari udara.
Kondisi TPA 1, TPA 2, dan TPA 3 Klotok yang semuanya penuh terisi sampah difoto dari udara.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) 4 di Klotok agaknya belum bisa dimulai dalam waktu dekat. Pasalnya, hingga awal Maret ini, detail engineering design (DED) proyek itu belum dimulai. Sehingga, lelang proyek belum bisa dilakukan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Imam Muttaqin mengatakan, feasibility study (FS) atau studi kelayakan proyek sebenarnya sudah rampung.

Mereka tinggal menunggu pemaparan laporan akhir dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

“(Pemaparan, Red) kemungkinan akan dijadwalkan paling lambat pekan depan,” kata Imam.

Setelah pemaparan hasil FS selesai, menurut Imam pihaknya akan menindaklanjuti dengan seleksi perencanaan atau pembuatan DED.

Dia berharap tahapan itu bisa dilaksanakan secepatnya. Sebab, kondisi TPA lama yang sudah overload.

“Kami menargetkan seluruh tahapan pengadaan proyek itu (sampai realisasi pembangunan TPA, Red) bisa terlaksana di tahun ini,” lanjutnya.

Sembari menunggu proyek fisik di TPA pengganti itu, Imam menyebut TPA lama atau TPA 3 saat ini sudah mulai dinonaktifkan.

Artinya, TPA itu untuk sementara tidak bisa menerima buangan sampah dari seluruh Kota Kediri.

“Kami isi di TPA 2-nya. TPA 2 kan sudah lama non-aktif. Jadi sudah ambles ketinggiannya. Nah, ini kami isi lagi,” terang Imam sembari menyebut TPA 3 akan difungsikan kembali setelah TPA 2 yang sebelumnya non-aktif itu penuh lagi.

Untuk diketahui, timbulan sampah Kota Kediri setiap harinya mencapai 140 ton. Sembari menunggu pembangunan TPA pengganti atau TPA 4, buangan sampah akan bergantian diarahkan ke TPA 3 dan TPA 2.

Nantinya, proyek yang akan dibangun di atas lahan seluas 6 hektare hasil ganti rugi Tol Kediri-Tulungagung itu mengusung konsep lama.

Baca Juga: TPA Klotok 1 dan 3 di Kota Kediri Akan Dinonaktifkan, Ada Apa?

Yakni, konsep sanitary landfill untuk proyek TPA ‘darurat’ itu. Imam menyebut, proyek TPA pengganti ditargetkan bisa selesai di tahun ini.

Sementara itu, sebelumnya Pemerintah Kota Kediri dikabarkan mundur dari proyek TPA regional yang akan dibangun di Desa Surat, Mojo.

Terkait itu, Imam mengatakan pihaknya masih akan mengomunikasikan dengan Wali Kota Vinanda Prameswati untuk langkah selanjutnya.

“Tapi kalau untuk kemarin itu, dari sisi pembiayaan TPA regional itu ternyata membutuhkan pembiayaan yang sangat besar,” tuturnya.

Imam menjelaskan, berdasar sosialisasi awal mekanisme TPA regional itu dilakukan dengan daerah yang memberikan tipping fee sebagai retribusi atas sampah yang diarahkan ke TPA regional. Belakangan, setiap daerah juga harus menyediakan TPST terlebih dahulu.

“TPST ini juga butuh pembiayaan. Dari hasil feasibility study-nya, untuk capex-nya (belanja modal, Red) ketika pembangunan kurang lebih Rp 70 miliar. Dan untuk opex-nya atau biaya tahunan operasionalnya kurang lebih Rp 30 miliar,” urainya.

Biaya yang sangat besar, menurut Imam belum bisa diakomodasi anggaran Kota Kediri.

Karenanya, Pemkot Kediri memutuskan untuk menunda. Belum lagi, TPA regional itu juga baru bisa terbangun pada 2032 mendatang.

“Makanya kemarin kami nge-hold dulu. Sampai menunggu kepala daerah,” tegasnya sembari menyebut prioritas pemkot masih pada pembangunan TPA pengganti di Klotok, Kelurahan Pojok, Mojoroto.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #pembangunan TPA #dlhkp #pemkot kediri #tpa klotok #jawapos #kota kediri