Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Proyek DPPU Bandara Dhoho Kediri Hampir Rampung

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 29 Januari 2025 | 04:33 WIB
BANDARA DHOHO KEDIRI: Proyek depot pengisian pesawat udara (DPPU).
BANDARA DHOHO KEDIRI: Proyek depot pengisian pesawat udara (DPPU).

KEDIRI, JP Radar Kediri- Depot pengisian pesawat udara (DPPU) di Bandara Dhoho hampir rampung. Progresnya sudah mencapai 86,39 persen. Tempat untuk mengisi bahan bakar pesawat terbang itu disiapkan untuk pengembangan bandara.

Pembangunannya lebih cepat dari target yang telah ditentukan. Hal itu diungkapkan Manager Proyek DPPU Bandara Dhoho PT Wijaya Karya (Wika) Persero Deddy Anwar. 

“Dari planningnya 86,08 persen. Lebih cepat 0,31 persen,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Dia mengatakan, saat ini sudah masih finishing. Selain tangki, prosesnya juga menyelesaikan piping elektrikal dan instrumen lainnya. Target pembangunan fisik sudah harus selesai 28 Februari nanti. Setidaknya sudah mencapai 95 persen.

“Tinggal finishing pekerjaan sipil saja,” jelasnya. Setelah fisik maka pekerjaan berikutnya adalah pre-commissioning. Yakni proses persiapan peralatan dan sistem sebelum proses pengujian.

Proses uji dijadwalkan 28 Maret. “Sebelum lebaran. Jadi setelah itu sudah ready receiving atau penerimaan avtur.” jelasnya.

Pertengahan Februari nanti, dia mengaku pihaknya juga akan melakukan meeting dengan pihak Pertamina. Terkait pengiriman avtur ke DPPU permanen Bandara Dhoho. Itu dilakukan untuk membahas terkait akankah Pertamina bisa mengirimkan avtur sesuai jadwal yang sudah disusun PT Wika atau tidak.

“Kalau sesuai kontrak bisa selesai pada Mei. Tapi kalau ternyata tidak bisa suplai avtur sesuai jadwal mungkin proyek komisioning ini akan melebihi waktu kontrak,” jelasnya.

Menurut Deddy, jika Pertamina bisa menyuplai avtur sebelum masuk libur lebaran, maka Mei nanti DPPU itu sudah bisa beroperasi. Namun jika belum, maka baru bisa beroperasi paling cepat akhir Mei atau Pertengahan Juni.

Walau demikian, menurutnya untuk saat ini DPPU temporary masih bisa mengatasi kebutuhan penerbangan di Bandara Dhoho yang jadwalnya dua kali dalam seminggu.

Untuk diketahui tangki avtur temporary di Bandara Dhoho berjumlah enam buah dengan kapasitas masing-masing 20 kilo liter.

Menurut Deddy, kebutuhan pesawat yang terbang ke Bandara Dhoho hanya 1 tanki saja. Sehingga, menurutnya tanki temporary itu masih bisa mengatasi kebutuhan.
“Jadi masih aman. Namun kami juga harus menyelesaikan proyek sesuai kontrak,” jelasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel

Editor : rekian
#pt wijaya karya #avtur #wika #kediri #bandara dhoho #dppu