Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Penyaluran 300 Dosis Vaksin di Kota Kediri Belum Penuhi Kebutuhan

Ayu Ismawati • Rabu, 22 Januari 2025 | 16:05 WIB

 

SIAP DIVAKSIN: Peternak memjaga sapinya agar tidak terkena PMK.
SIAP DIVAKSIN: Peternak memjaga sapinya agar tidak terkena PMK.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Dropping vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kota Kediri masih jauh dari kebutuhan. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri baru saja mendapatkan 300 dosis. Jumlah itu masih jauh dari kebutuhan ternak di Kota Tahu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri M Ridwan mengatakan, populasi sapi di Kota Kediri sekitar 3-4 ribu ekor. Sedangkan untuk kambing bisa menyentuh dua kali lipatnya populasi sapi.

Dengan jumlah 300 dosis itu DKPP harus segera menyalurkannya ke peternak agar tidak kedaluarsa. Seluruh vaksin harus dipastikan tersalurkan ke ternak yang rentan tertular maupun menularkan PMK.          

“Penyaluran vaksin diutamakan ke daerah-daerah yang rawan tertular. Jadi daerah yang populasi sapi relatif lebih tinggi. Biasanya di pinggiran,” beber Ridwan. 

Dia menyebut, beberapa wilayah dengan populasi sapi tinggi di Kota Kediri di antaranya tersebar di Kelurahan Blabak, Kelurahan Bawang dan Kelurahan Tempurejo di Kecamatan Pesantren. Termasuk pula di Kelurahan Gayam, Pojok, dan Keluarahan Bujel di Kecamatan Mojoroto.

Sebelumnya diberitakan, merebaknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak berkuku belah membuat peternak ketakutan. Beberapa bahkan mengaku rela menjual ternaknya dengan harga murah daripada ternak jatuh sakit.

Selama periode Desember 2024 hingga kemarin, sudah ada 55 temuan kasus PMK di Kota Kediri. Sapi yang sudah terjangkit PMK rata-rata menjalani masa penyembuhan intensif selama dua minggu. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : rekian
#pmk #vaksin #dkpp #sapi #kota kediri