Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sebanyak 54 Sekolah di Kediri Dapat Jatah Makan Bergizi Gratis, Ini Jadwalnya

Ayu Ismawati • Jumat, 10 Januari 2025 | 16:51 WIB

 

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri- Teka-teki pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kediri mulai terjawab. Program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu akan dilaksanakan mulai Senin (13/1) mendatang. Sedikitnya ada 54 sekolah di Kecamatan Pare dan Kayenkidul yang akan mendapat makanan gratis tersebut.

Jelang realisasi pekan depan, kemarin puluhan lembaga pendidikan yang menjadi sasaran mendapat sosialisasi dari kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kayenkidul dan Pare.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Setyo Santoso Makodim 0809/Kediri itu juga dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan penerima manfaat MBG.

Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf Ragil Jaka Utama mengatakan, pihaknya hanya sebatas memfasilitasi pertemuan yang digelar oleh Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Nantinya mereka yang akan menjadi kepala SPPG atau unit dapur pelaksana di daerah.

“Mereka (SPPI, Red) ingin melaksanakan sosialisasi sebelum program makan bergizi gratis ini running (dilaksanakan, Red) di wilayah Kediri,” kata Ragil.

Dari hasil diskusi dengan para kepala SPPG, menurut Ragil MBG ditargetkan berjalan mulai 13 Januari mendatang.

“Tapi kesiapan akhir mereka akan laporan dulu kepada Badan Gizi Nasional,” lanjutnya.

Ragil menegaskan, kodim tidak terkait langsung dalam pelaksanaan MBG. Melainkan hanya mendampingi para kepala SPPG.

“Karena mereka ini kan sarjana-sarjana muda yang mungkin pengalaman di lapangan masih terbatas. Kami support, kami dampingi secara sukarela supaya semua kegiatan berjalan lancar,” terangnya.

Sesuai keterangan para kepala SPPG, ada tiga dapur yang akan mendukung pelaksanaan MBG di Kecamatan Kayenkidul dan Pare.

Jelang pelaksanaan pekan depan, kesiapan teknis seperti dapur, peralatan, skema distribusi, hingga mekanisme saat pelaksanaan sudah disiapkan oleh kepala SPPG.

“Alhamdulillah mereka sudah melakukan briefing dengan para pekerja. Itu salah satu tahapan yang dilakukan agar tidak terjadi keterlambatan pada saat running tanggal 13 nantinya,” tandas perwira asal Semarang, Jawa Tengah itu.

Masih menurut penuturan kepala SPPG, Ragil menyebut persiapan dapur di unit Pare serta Kayenkidul sudah di atas 90 persen.

Hanya menyisakan beberapa item. Namun, hal itu tidak akan berpengaruh terhadap rencana operasional.

“Dari segi pekerja atau relawan, mereka sudah ready. Dan masalah distribusi, kendaraan mereka juga sudah ready. Kegiatan hari ini (09/1) adalah berdiskusi dengan stakeholder,” beber Ragil.

Mereka sengaja menghadirkan pihak lembaga pendidikan yang akan menjadi penerima manfaat.

Total ada 54 sekolah yang dihadirkan di ruang pertemuan kodim. Mereka merupakan sekolah dari berbagai tingkatan di Kecamatan Pare dan Kayenkidul.

Mulai yang di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Kementerian Agama Kabupaten Kediri, hingga Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Kediri.

Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri Chairul Effendi mengatakan, ada tiga lembaga pendidikan di wilayah cabdisdik yang menjadi sasaran penerima manfaat.

“Di SLB Dharma Wanita dua lembaga dan di SMK Hasanudin. Dua-duanya di Pare,” terang Chairul.

Ditanya tentang data penerima, menurutnya hingga kemarin masih harus diverifikasi.

Sebab, siswa yang bisa terdaftar sebagai penerima manfaat MBG hanya mereka yang terdata dalam data pokok kependidikan (dapodik).

“Kami hanya memantau dan memonev saja. Jadi sekolah yang menjadi sasaran penerima MBG juga melaporkan ke cabang dinas. Nanti dari cabang dinas memantau dan memonev,” bebernya sembari menyebut sekolah hanya menerima makanan sesuai jumlah peserta didik. 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Mbg #progam MBG #radar kediri #SPPG #jawapos #Prabowo Subianto