Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mantan Wapres RI KH Ma'ruf Amin Sebut Kediri sebagai Pabriknya Kiai

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 3 Januari 2025 | 16:28 WIB

 

BERI SELAMAT: Wakil Presiden RI 2019-2024 Ma’ruf Amin memberikan sambutan dalam peringatan satu abad Ponpes Al Falah, Ploso pada Rabu (1/1) malam. Foto kiri, sejumlah tokoh nasional mulai Menko Bidang
BERI SELAMAT: Wakil Presiden RI 2019-2024 Ma’ruf Amin memberikan sambutan dalam peringatan satu abad Ponpes Al Falah, Ploso pada Rabu (1/1) malam. Foto kiri, sejumlah tokoh nasional mulai Menko Bidang

KEDIRI, JP Radar Kediri- Puncak peringatan satu abad Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Ploso, Mojo Rabu malam lalu tidak hanya dihadiri oleh belasan ribu jemaah. Melainkan, sejumlah tokoh nasional juga ikut datang untuk merayakan. Salah satunya, Wakil Presiden periode 2019-2024 Kiai Ma’ruf Amin.

Ulama asal Tangerang, Banten itu menyebut Kediri sebagai pabrik kiai. Salah satu pesantren yang ‘memproduksi’ kiai adalah Ponpes Al Falah, Ploso, Mojo.

“Kediri ini pabriknya kiai. Ponpes Al Falah juga pabriknya kiai karena sudah 100 tahun pondok ini mencetak para kiai,” kata Ma’ruf Amin dalam rangkaian acara pengajian peringatan satu abad Ponpes Al Falah, Ploso, Mojo Rabu (1/1) malam lalu.

Saking lamanya berkhidmah untuk umat, menurut Ma’ruf Amin para kiai alumni Ponpes Al Falah juga sudah banyak yang mendirikan pesantren. Selanjutnya, mereka juga berhasil mencetak para kiai.

“Jadi sudah berapa kiai yang dicetak dari Ponpes Al Falah ini,” lanjut Ma’ruf Amin disambut tepuk tangan jemaah.

 Baca Juga: Uruk Sempadan Sungai Brantas untuk Proyek Jembatan Tol Kediri-Tulungagung, Akses Bandara Dhoho

Kiai sepuh itu mengungkapkan, tugas ulama adalah memberi warna dalam kehidupan. Caranya, dengan memberi bekal ilmu agar manusia bisa keluar dari kebodohan.

Dengan banyaknya kiai yang dicetak oleh Ponpes Al Falah, Ma’ruf Amin menyebut pesantren di wilayah paling selatan Kabupaten Kediri itu sudah berkontribusi besar dalam membangun bangsa.

Di antaranya, membangun akhlak bangsa dengan akhlak rabbani.

Bagi Ma’ruf Amin, konsistensi untuk terus mencetak kiai bukanlah hal mudah.

Meski demikian, dia optimistis Ponpes Al Falah akan terus mencetak kiai-kiai besar yang berkontribusi besar bagi Indonesia.

“Insyaallah akan terus mencetak kiai hingga illa yaumil kiyamah,” ungkapnya.

 Baca Juga: Kemensos Siapkan Logistik untuk Penanganan Bencana di Kediri, Mensos Gus Ipul Buka Lumbung Sosial

Terpisah, Ketua Panitia Acara Satu Abad Ponpes Al Falah Ploso Muhammad Ma'mun atau yang akrab disapa Gus Ma’mun mengatakan, tepat 1 Januari kemarin Ponpes Al Falah Ploso berusia satu abad.

Hal tersebut sesuai dengan dokumen surat dari Hindia Belanda yang berisi izin Ponpes Al Falah Ploso pada 1 Januari 1925.

Peringatan satu abad, lanjut Gus Ma’mun, bukanlah euforia atau pesta semata.

Namun, sebagai refleksi dan peringatan bagi para santri tentang tujuan didirikannya pesantren oleh Kiai Ahmad Djazuli Utsman tersebut. Yakni, sebagai tempat mengaji dan mencari ilmu.

“Juga sebagai cambuk bagi para penerus untuk bisa meneruskan apa yang dicita-citakan para pendahulu. Peringatan satu abad ini supaya kita tetap pada jalur beliau. Ta'lim wa ta'allum (mengajar dan belajar),” terangnya.

 Baca Juga: Teknis Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Masih Menunggu Badan Gizi Nasional

Untuk diketahui, meski peringatan satu abad Ponpes Ploso Rabu malam lalu berlangsung saat Kediri diguyur hujan deras, namun belasan ribu jemaah yang berkumpul di kompleks pesantren tetap tak beranjak.

Mereka mengikuti seluruh rangkaian acara pengajian yang berlangsung sejak sore. Bahkan tidak sedikit yang tetap tinggal hingga dini hari.

Selain Ma’ruf Amin, sejumlah tokoh nasional juga datang untuk ikut memberi selamat.

Seperti Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa dengan Cak Imin. Ada pula Menko Bidang Pangan Zuklifli Hasan atau Zulhas.

Selanjutnya, Mustasyar PBNU Kiai Said Aqil Siradj, Gubernur Jatim Terpilih Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Terpilih Emil Elestianto Dardak.

Adapun Rabu (1/1) siang, sejumlah tokoh seperti Ketum PBNU Kiai Yahya Kholil Staquf, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, hingga Ketua PBNU Bidang Keagamaan Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur juga hadir di sana. 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#KH Maruf Amin #radar kediri #jawapos #Ponpes Al Falah Ploso Mojo #Mantan Wapres RI #peringatan satu abad