KEDIRI, JP Radar Kediri- Jalan Mayjend Sungkono di Kelurahan Pocanan, Kota Kediri baru saja dibenahi. Belum genap satu bulan diperbaiki, jalan di depan Kantor Pos Cabang Kediri dan Gedung Nasional Indonesia (GNI) itu kembali rusak.
Aspalnya mengelupas. Ketika diguyur hujan, jalan yang berlubang itu tergenang air. Kerusakan jalan itu sangat mengganggu pengguna jalan. Kerusakan jalan itu diduga juga karena tambalan aspalnya belum maksimal. Bisa karena aspal yang belum kering (belum settle) sehingga ketika diguyur hujan aspalnya langsung mengelupas.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Yono Heryadi mengatakan, perbaikan ruas jalan sebenarnya sudah dilakukan untuk mempersiapkan momentum libur Natal dan tahun baru (Nataru).
“Yang rusak kami lakukan perbaikan. Karena sifatnya hanya perawatan rutin, tidak bisa satu ruas semua. Paling hanya tambalan untuk mencegah supaya tidak berbahaya, terutama kendaraan roda dua,” ujar Yono.
Perbaikan ruas jalan di Jalan Mayjend Sungkono di depan Kantor Pos dan GNI dilakukan pada Senin (16/12) lalu. Tapi kembali rusak, hingga beberapa kali dilakukan perbaikan lagi.
Yono mengatakan, belum bisa melakukan perbaikan permanen. Yang saat ini bisa dilakukan adalah perawatan rutin. Yakni menggunakan cold asphalt. Namun begitu, hujan yang terjadi hampir setiap hari diakuinya menyebabkan jalan yang sudah diperbaiki rusak kembali.
“Ditambah lagi dengan volume kendaraan yang tinggi. Truk-truk besar lewat terus. Terkadang diperbaiki, sorenya hujan lagi. Belum settle, kendaraan lewat, hancur,” beber pria yang secara definitif menjabat Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kota Kediri itu.
Akibatnya, sisa-sisa material seperti kerikil tersebar di jalanan tersebut. Pemkot Kediri menyiagakan petugas untuk membersihkan sisa material yang menutup jalan.
Adapun untuk mencegah terjadinya kecelakaan karena jalan berlubang, perawatan rutin akan tetap dilakukan hingga mendekati pergantian tahun. Yakni dengan menyisir dan memetakan kerusakan jalan.
“Yang kami perbaiki (untuk saat ini, Red) hanya yang berlubang. Kami tambal lagi dengan aspal dingin. Tapi ya itu, hujan datang, belum settle, kendaraan lewat, brodol lagi,” tandasnya sembari menyebut, pihaknya akan merumuskan alternatif dalam mengurai persoalan jalan rusak di ruas tersebut.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel
Editor : Anwar Bahar Basalamah