KEDIRI, JP Radar Kediri- Satuan Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri punya komandan baru. Dia adalah Letkol Inf Ragil Jaka Utama. Perwira TNI yang kerap disapa Ragil itu menggantikan Letkol Inf Aris Setiawan.
Sebelumnya Ragil menjabat Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 527/BY Lumajang. Dalam serah terima jabatan kemarin, pria kelahiran Semarang, 41 tahun lalu mengatakan, penugasan sebagai dandim adalah pengalaman baru baginya.
Selama menjadi komandan batalyon, tugas utamanya adalah memenangkan pertempuran. “Karena sekarang jadi dandim, mindsetnya harus saya ubah. Dari awalnya memenangkan pertempuran sekarang harus memenangkan pikiran dan hati rakyat,” terangnya.
Apalagi Kodim 0809/Kediri ini menurutnya center of gravity di kesatuan Kodam V Brawijaya. “Walaupun dari Bu Pj Wali Kota Kediri dan Bupati Kediri situasi kondusif. Tapi tetap ini hal baru dan pengalaman baru bagi saya selaku komandan satkowil (satuan komando kewilayahan),” ungkapnya di acara pisah kenang yang dihadiri Pj Wali Kota Kediri Zanariah dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana itu.
Mengawali tugasnya sebagai dandim, Ragil segera bersilaturahmi dengan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda). Pun dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat. “Saya mohon supportnya,” sambungnya.
Sementara itu, Letkol Inf Aris Setiawan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Kediri. Aris kini ditempatkan di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) sebagai Wakil Komandan Detasemen Markas (Wadandenma) Kostrad. Menurutnya, Kediri merupakan tempat yang nyaman dan meninggalkan kesan yang mendalam baginya.
“Alhamdulillah juga saya punya rumah di sini. Dan kayaknya saya nyaman dan betah di Kota maupun Kabupaten Kediri ini,” akunya sembari menyebut, setelah ini masih akan sering bertandang ke Kediri.
Sebelumnya, pria kelahiran Blora, Jawa Tengah itu juga dikenal punya hobi melukis dinding atau mural. Beberapa sudut di rumah dinas dan aula pertemuan di Makodim 0809/Kediri juga terdapat beberapa mural. Mulai dari pemandangan alam hingga mural koleksi batik khas Kediri.
“Tentunya saya merasa sedih, berat, untuk meninggalkan Kediri karena sangat-sangat terkesan. Tapi kembali lagi, saya sebagai anggota TNI AD saya punya karir dan itu harus saya raih,” pungkasnya ditemui dalam acara pisah kenang Komandan Kodim 0809/Kediri yang juga dihadiri Komandan Korem (Danrem) 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ) Mojokerto Kolonel Inf Batara Alex Bulo.
Editor : Anwar Bahar Basalamah