Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pembongkaran Pasar Ngadiluwih Kediri Terkendala Cuaca, Target Rampung Minggu Ketiga Desember

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Sabtu, 7 Desember 2024 | 04:20 WIB
KEBUT: Seorang pedagang kaki lima membuka lapak di depan ruko yang saat ini sedang proses pembongkaran.
KEBUT: Seorang pedagang kaki lima membuka lapak di depan ruko yang saat ini sedang proses pembongkaran.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pasar Ngadiluwih yang terbakar pada 2022 lalu terus dikebut. Saat ini, Pemkab Kediri tengah menyelesaikan pembongkaran bangunan pasar lama.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kediri Erfin Fatoni melalui Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah Imron Fanani mengatakan, sedianya pembongkaran ditarget rampung setelah empat hari kerja usai pembayaran lelang dari pemenang. Namun, ternyata tidak bisa. Pembongkaran saat ini terkendala cuaca.

“Sudah sempat komunikasi, mereka minta untuk perpanjangan waktu terkait pembongkaran. Sekarang lagi musim penghujan, ini menjadi salah satu faktor penghambat dalam pembongkaran,” jelas Imron sapaan akrab Imron Fanani. 

Mundurnya target pembongkaran pasar tersebut dikarenakan pertimbangkan keselamatan pekerja. Apalagi pembongkaran dilakukan secara manual tidak dengan alat berat. Risiko besar bagi pekerja bila tidak berhenti saat hujan.

Karena itulah, kemungkinan pembongkaran ini bisa rampung pada minggu ketiga bulan ini. Barulah berikutnya bisa dilakukan tender pembangunan.

Untuk diketahui proses penjualan bongkaran pasar menggunakan mekanisme lelang yang dilaksanakan oleh KPKNL Malang. Setelah diajukan pada Agustus lalu, akhirnya pada 13 November dilakukan proses lelang. Harganya sebesar Rp 684.255.000 dan dibayarkan pada hari kelima usai ditetapkan pemenang.

Seperti diberitakan, revitalisasi Pasar Ngadiluwih yang terbakar pada 2022 lalu itu ditargetkan bisa dimulai pada 2025 nanti. Rencananya anggaran yang disiapkan untuk membangun pasar itu sebesar Rp 30 miliar. Dari anggaran sebesar itu, Disdag Kabupaten Kediri menyiapkan pembangunnya menjadi satu tahap. Konsep pembangunnya sama seperti Pasar Wates.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#revitalisasi #bpkad #KPKNL Malang #pembongkaran #pasar ngadiluwih