KEDIRI, JP Radar Kediri - Pasangan Vinanda Prameswati dan Gus Qowimuddin Thoha dipastikan akan memimpin Kota Kediri mulai Februari tahun depan.
Demikian pula pasangan Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa yang akan memimpin Bumi Panjalu untuk periode kedua.
Hal tersebut setelah hasil rekapitulasi suara yang dilakukan KPU Kota dan Kabupaten Kediri memastikan perolehan suara dua pasangan itu unggul di Kediri Raya.
Pantauan koran ini dalam rekapitulasi suara KPU Kota Kediri di hotel Lotus tadi malam, tiga panitia pemilihan kecamatan (PPK) membacakan dokumen D-hasil masing-masing secara bergantian.
Pembacaan dihadiri saksi masing-masing pasangan calon (paslon), badan pengawas pemilu (bawaslu), serta sejumlah stakeholder terkait.
Koordinator Divisi (Koordiv) Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Kediri Adib Zaimatu Sofi mengatakan, pembacaan dokumen D-Hasil itu dilakukan untuk memastikan lagi perolehan suara sebelum KPU melakukan rapat pleno hasil pilkada setelahnya.
“Pleno baru bisa dilakukan kalau sudah tidak ada keberatan dari peserta rapat,” kata Sofi.
Dari hasil pleno itu, hari ini pihaknya akan mengumumkan ke publik hasil rekapitulasi di tingkat kota tersebut.
Namun, menurutnya penetapan hasil rekapitulasi itu tidak serta merta menetapkan paslon terpilih. Alasannya, KPU masih menunggu 3x24 jam jika ada pihak yang mengajukan gugatan sengketa hasil pilkada ke Mahkamah Konstitusi.
Jika tidak ada sengketa hasil, tahapan bisa dilanjutkan dengan penetapan paslon terpilih. Namun, penetapan paslon terpilih baru akan dilakukan setelah ada keputusan dari MK.
Setelah itu baru KPU daerah mengumumkan paslon terpilih lewat situs resminya.
Berbeda dengan rekapitulasi hasil pemilihan wali kota yang selesai kemarin. Rekapitulasi suara gubernur masih akan bergulir.
Baca Juga: RSUD Gambiran Akan Tambah Gedung Lima Lantai Mulai Tahun Depan
Setelah melangsungkan pleno di tingkat kota, hasil itu akan diserahkan ke KPU Provinsi Jawa Timur untuk dilakukan rekap tingkat provinsi.
“Rekap gubernur besok (hari ini) akan dikirim ke KPU provinsi,” beber Sofi sembari menyebut penetapan hasil rekapitulasi tingkat kota itu sekaligus menegaskan hasil perolehan suara masing-masing paslon.
Untuk pemilihan wali kota, paslon 01 Vinanda Prameswati-Qowimuddin Thoha dinyatakan unggul dengan perolehan 98.205 suara atau 56,8 persen. Sedangkan paslon 02 Ferry Silviana Feronica-Regina Nadya Suwono mendapat perolehan 74.615 suara atau 43,2 persen.
Hasil tersebut tidak berbeda dari hasil rekapitulasi kecamatan yang sudah selesai pada Sabtu (30/11) lalu.
Sementara itu, rekapitulasi yang digelar KPU Kabupaten Kediri kemarin siang juga semakin mengokohkan kemenangan pasangan Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa.
Dalam rekapitulasi yang digelar di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) itu, pasangan nomor urut 02 itu meraih 489.900 suara.
Unggul jauh dibanding pasangan nomor urut 01 Deny Widyanarko-Mudawamah yang mendapat 376.770 suara.
"Total suara ada 903.617. Suara sah 866.670, sementara sisanya tidak sah," kata Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim sembari menyebut meski rekapitulasi suara tuntas, pihaknya tidak langsung menetapkan bupati dan wakil bupati terpilih.
Sesuai tahapan, output dari rekapitulasi suara adalah berita acara rekapitulasi serta sertifikat hasil perolehan suara. Hasil rekapitulasi ini kemudian akan dibawa ke KPU RI melalui KPU Jatim.
"Kemudian di bawa ke MK untuk didaftarkan," jelas Nanang senada dengan Sofi.
Berdasar pengalaman sebelumnya, jika tidak ada gugatan biasanya MK akan mengeluarkan Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BPRK) setelah 14 hari.
Begitu BPRK keluar, tiga hari berselang KPU bisa menetapkan pemenang pilkada.
"Secara prinsip perolehan suara ini sudah mewakili tapi tetap penetapan harus menunggu secara prosedur hukum atau prosedur dalam PKPU maupun tata cara penghitungan surat-suara,” papar Nanang.
Nanang bersyukur, dalam rekapitulasi kemarin masing-masing saksi memberi tanggapan positif. Semua menyatakan bisa menerima.
“Relatif tidak ada hambatan. Sama-sama legawa,” jelas Nanang.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah