KEDIRI, JP Radar Kediri- Perbaikan tanggul jebol di Dusun Bakalanlor, Desa Bakalan, Kecamatan Grogol sudah selesai 50 persen. Selain memperbaiki plengsengan yang rusak, Dinas PUPR Kabupaten Kediri juga menambahkan bronjong di atas tanggul dan meninggikan plengsengan yang jebol.
Agar pekerjaan itu tidak terkendala banjir, Pemkab melalui Dinas PUPR membongkar cek dam yang menjadi menyebabkan material sampah sungai menimpuk. Menurut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama melalui Kabid Operasional dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Andri Eko Prasetyo tanggul yang jebolan sepanjang 18 meter itu sudah tertutup.
“Ini tinggal pekerjaan di area yang berpotensi jebol. Untuk progresnya juga cukup baik, bisa rampung sesuai target,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.
Pantauan koran ini, kemarin pagi, ada sekitar 15 pekerja yang sedang menyelesaikan proyek tersebut. Tanggul yang jebol sudah tertutup, bahkan cor-corannya juga sudah kering.
Baca Juga: TPA Klotok Kediri yang Baru Tunggu Penyerahan Lahan
Andri mengatakan, bahwa nantinya dam akan kembali dibangun. Kelak, tidak ada tiang pancang yang berada di tengah yang dapat menyebabkan kayu maupun material lain tersangkut.
“Dam lama dinamakan bendung gerak, karena harus menggerakkan pintu air nya,” jelasnya.
Jika anggarannya ada, nanti pada 2025 akan dibangun. Ini masih perlu dilakukan kajian. “Harus ada kajian dan DED nya dulu,” terangnya.
Sementara itu, Purnomo, selaku Ketua RT 08, RW IV, Dusun Bakalanlor, Desa Bakalan, mengaku senang cek dam yang menjadi penyebab banjir telah dibongkar. Sekarang, aliran sungai menjadi lancar.
“Sudah tidak takut kalau ada material yang tersangkut,” ungkapnya senang. (sad/rq)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah