Termasuk kondisi jalan yang setiap tahun diperbaiki secara berkala sepanjang puluhan ribu meter untuk memastikan aktivitas perekonomian masyarakat terdongkrak naik.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, sejak 2021 lalu sedikitnya ada 391 ribu meter jalan yang sudah dibangun. Jumlah itu masih ditambah dengan perbaikan jalan desa yang dianggarkan Rp 150 juta per desa.
“Jadi perbaikan jalan memang merata sampai ke jalan-jalan desa karena infrastruktur jalan sangat penting untuk menunjang aktivitas perekonomian masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Mas Dhito itu.
Lebih jauh suami Eriani Annisa ini menyebut, perbaikan rutin dilakukan setiap tahun. Sesuai skala prioritas kerusakan. Perbaikan dan pemeliharaan jalan dilakukan merata di seluruh wilayah Kabupaten Kediri.
Untuk diketahui, di tahun 2024 ini hingga September lalu total ada 53.720 meter jalan di Bumi Panjalu yang diperbaiki. Perbaikan jalan masih terus dilakukan hingga akhir Desember nanti.
Adapun tahun lalu panjang jalan yang diperbaiki juga tidak sedikit. Total jalan yang diperbaiki atau dilakukan pemeliharaan berkala dan rehabilitasi jalan mencapai 113.977 meter.
“Pola perbaikan jalan tetap sama. Kami menindaklanjuti masukan dari masyarakat dalam musrenbangdes (musyawarah perencanaan pembangunan desa, Red) dan musrenbangcam (musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan, Red),” lanjut Mas Dhito.
Tak hanya lewat musrenbang, kini tidak sedikit masyarakat yang melaporkan kerusakan jalan lewat aplikasi Halo MasBup.
Sebagian lainnya juga melapor lewat Instagram pribadi bapak dua anak itu. “Ada juga yang melapor ke pemerintah desa dan kecamatan, semuanya kami tindak lanjuti,” paparnya.
Tahun Depan Garap Jalan Perbatasan Kandangan-Kepung
Selain memperbaiki ratusan ribu meter jalan rusak hingga tahun ini, tahun depan Pemkab Kediri juga melanjutkan program pemeliharaan jalan.
Salah satu yang mendesak adalah perbaikan jalan perbatasan Kandangan-Kepung yang dianggarkan total belasan miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Purnama mengatakan, perbaikan jalan perbatasan Kandangan-Kepung itu jadi skala prioritas tahun 2025 nanti. Terutama untuk ruas Brumbung-Damarwulan.
“Kami menyiapkan anggaran Rp 13 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang sekitar delapan kilometer di sana. Skala prioritas. Kami perbaiki yang kondisinya paling parah,” kata Irwan.
Setelah jalan diperbaiki, menurut Irwan masyarakat harus ikut andil dalam merawat jalan. Pasalnya, jalan tersebut diketahui rusak karena sering dilewati oleh truk pasir. Sehingga, meski sudah diperbaiki akan tetap rusak jika tidak dijaga bersama-sama.
Irwan menjelaskan, sesuai SK bupati tahun 2016 panjang jalan milik Kabupaten Kediri sekitar 1.200 kilometer. Tujuh tahun berlalu, Irwan menyebut PUPR sudah membuat kajian tahun ini. Hasilnya, tahun depan pemkab akan membuat SK jalan kabupaten yang baru.
“Ada yang kami lepas (jalan kabupaten jadi jalan desa, Red), ada juga yang kami masukkan (jalan desa jadi jalan kabupaten, Red),” terangnya.
Dia mencontohkan Jl Mataram di kompleks pabrik PT Gudang Garam yang kelas jalannya masih jalan desa. Tahun depan, jalan tersebut akan masuk ke dalam jalan kabupaten. Sehingga, Pemkab Kediri bisa ikut melakukan pemeliharaan.
“Ada penambahan jalan sepanjang 100 kilometer. Di SK baru nanti jalan kabupaten sekitar 1.300 kilometer,” papar Irwan tentang jalan yang menjadi tanggungan Pemkab Kediri.
Dari ribuan kilometer jalan itu, menurutnya sebanyak 88 persen di antaranya dalam kondisi mulus. Adapun 12 persen lainnya membutuhkan intervensi baik perbaikan, pemeliharaan, dan pelebaran secara berkala.
“Membutuhkan anggaran yang sangat besar untuk membuat mulus 100 persen. Jadi, kami terapkan skala prioritas,” tandasnya memastikan aktivitas perekonomian masyarakat bisa tetap lancar dan tidak terkendala.
Editor : Anwar Bahar Basalamah