KEDIRI, JP Radar Kediri-Panglima Kodam (Pangdam) V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin mengecek proyek Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Pagung, Semen kemarin sore. Melihat beberapa proyek fisik yang selesai sekitar 100 persen itu, jenderal bintang dua tersebut mengaku puas.
Pantauan koran ini, Rudy ditemani sejumlah perwira Kodam V Brawijaya mengecek lokasi TMMD sekitar pukul 15.00 kemarin.
Mulai melihat progres pembangunan jalan makadam sepanjang 1,5 kilometer hingga pembangunan sumur bor untuk sarana air bersih warga. Sebelumnya, dia juga mengecek seluruh progres proyek di posko TMMD di lapangan Desa Pagung.
“Saya lihat progres pekerjaan sudah 100 persen tinggal finalisasi dan finishing saja di beberapa titik,” kata Rudy sembari menyebut penyelesaian beberapa proyek dikerjakan TNI bersama masyarakat itu berlangsung cepat.
Menurutnya kualitas proyek-proyek tersebut juga bagus. “Saya sangat puas dengan hasilnya. Memang ada beberapa yang sedikit kami sempurnakan kami tapi secara umum sudah memenuhi target,” lanjut Rudy memastikan semua sudah sesuai perencanaan.
Dengan penyelesaian proyek tersebut, Rudy mengaku puas dengan hasilnya. “Saya sangat puas melihat hasil pekerjaan di TMMD ini,” aku Rudy.
Pantauan koran ini, Rudy yang tiba di Kediri sekitar pukul 08.00 kemarin. Bersama rombongan dia langsung menuju markas Brigif 16 Wira Yudha untuk mengecek persiapan pelaksanaan upacara. Selepas dari Brigif, Rudy menyempatkan untuk mengunjungi SMAN 5 Taruna Brawijaya.
Selanjutnya, sekitar pukul 15.00 dia baru meninjau proyek fisik dan nonfisik TMMD.
Rudy menegaskan, pembangunan jalan makadam yang menjadi trase Selingkar Wilis itu tidak hanya menjadi sarana transportasi. Melainkan juga membantu masyarakat dalam mengangkut hasil panenan.
“Kalau dilihat dari dokumentasi, yang sebelumnya jalan setapak alhamdulillah sekarang sudah bisa dilewati kendaraan,” papar Rudy yang juga mengapresiasi pembangunan sumur bor bekerja sama dengan dinas sosial tersebut.
Dalam kesempatan kemarin, Rudy juga meminta rombongannya untuk mencoba air siap minum yang disediakan di sana. “Air dari tanah dengan sistem pompanisasi, akhirnya difilter sehingga dalam satu profil tank itu bisa menampung sekitar 600 liter yang siap di minum oleh masyarakat,” jelasnya.
Rudy berharap, proyek yang dikerjakan oleh satgas TMMD di Kodim 0809 Kediri bersama masyarakat dan seluruh stake holder ini bisa dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
Baca Juga: Sosok Ahmad Zamroni yang Jadi Nahkoda Baru di Kantor Kemenag Kota Kediri
Dia berharap masyarakat juga mau menjaga agar proyek-proyek itu bisa bertahan lama alias tidak cepat rusak.
“Jangan sampai apa yang sudah dikerjakan, pengerasan jalan, termasuk pompanisasi, renovasi masjid, rutilahu (rehab rumah tidak layak huni, Red), begitu selesai kegiatan ini kalau tidak dimanfaatkan dengan baik ya akhirnya sia-sia,” pesannya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah