KEDIRI, JP Radar Kediri- Gerbong mutasi di lingkungan Pemkot Kediri kembali bergulir. Kemarin (14/9), Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri Zanariah melantik 36 pejabat pemerintahan baru. Puluhan nama yang dilantik itu merupakan pejabat dari eselon III dan eselon IV.
Pejabat-pejabat baru yang dilantik itu di antaranya ada Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri Joko Arianto dan Camat Kota Hermawan. Joko Arianto sebelumnya menjabat sebagai Kabid Mutasi, Formasi, dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kota Kediri menggantikan Indun Munawaroh yang kini menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Kediri.
Adapun Bagus Hermawan Apriyanto merupakan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Kediri. Menggantikan posisi Arief Cholisudin yang kini menduduki Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri.
Penjabat (Pj) Wali Kota Zanariah mengatakan, pelantikan kemarin (14/10) dilakukan terhadap pejabat pengawas dan administrator di lingkungan Pemerintah Kota Kediri. Menurutnya, penunjukkan pejabat baru itu dilakukan untuk mengisi kekosongan di beberapa pos jabatan.
Baca Juga: Tahun Ini Prodamas Tidak Libatkan Pendampingan Hukum Kejari Kota Kediri
“Kami sudah rapat berbulan-bulan. Kosongnya sudah lama sekali bahkan sebelum saya masuk (menjadi Pj Wali Kota, Red),” ujar Zanariah, ditemui sesuai pelantikan.
Absennya beberapa jabatan bisa memengaruhi jalannya pemerintahan. “Kalau tidak segera diisi, penyelenggaraan pemerintahan ya tetap bisa berjalan. Tapi terpincang-pincang. Dan perintah dari pusat, tidak boleh lama-lama kosong,” beber pejabat asal Palembang itu.
Data yang diterima koran ini, sedikitnya ada 18 pejabat eselon III yang dilantik. Pegawai negeri sipil dalam jabatan administrator itu ada dari berbagai pos, setara kepala bidang, sekretaris kecamatan, sekretaris dinas, hingga camat.
Sedangkan untuk jabatan eselon IV terdapat total 17 orang yang dilantik. Jabatan pengawas baru itu tersebar di pos lurah, kepala seksi, kepala sub bagian, hingga sekretaris kelurahan.
“Mereka (pejabat baru, Red) harus bisa menjunjung integritas. Serta netralitas selama pelaksanaan pilkada ini bisa dijalankan efektif dan efisien,” pesan Zanariah.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah