Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkab Kediri Tidak Rekrut PPPK Formasi Disabilitas

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 11 Oktober 2024 | 17:19 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri-Jika di rekrutmen CPNS 2024 Pemkab Kediri membuka formasi disabilitas, formasi untuk kelompok masyarakat berkebutuhan khusus itu tidak ada di rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Alasannya, di Bumi Panjalu tidak ada tenaga honorer disabilitas.     

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri Noor Rokhayati melalui Kabid Pengadaan Informasi dan Fasilitas Profesi ASN Andri Sugiarto mengatakan, di Kabupaten Kediri total ada sekitar tiga ribu tenaga honorer. “Di antara mereka tidak ada kelompok disabilitas,” kata Andri.

Untuk diketahui, total ada 850 formasi PPPK di Kabupaten Kediri. Rinciannya, 700 tenaga teknis, 100 formasi untuk guru, dan 50 tenaga kesehatan.

Dengan jumlah tenaga honorer yang mencapai tiga ribu orang, ratusan formasi tersebut akan diperebutkan oleh mereka. “Rekrutmen PPPK hanya dibuka untuk non-ASN yang bekerja di Kabupaten Kediri,” lanjut Andri.

Tidak adanya formasi disablitas, menurut Andri juga mempertimbangkan kondisi ribuan tenaga honorer tersebut. Yakni, di antara mereka tidak ada penyandang disabilitas.

Sehingga, jika formasi disabilitas dibuka tetap tidak ada pendaftarnya.

“Kalau kemarin (CPNS) untuk umum. Orang umum bisa daftar. Kalau ini menyesuaikan dengan data kami. Kita sesuaikan itu,” terang Andri terkait banyaknya pendaftar di formasi disabilitas CPNS Kabupaten Kediri.

Seperti diberitakan, meski pendaftaran rekrutmen PPPK sudah dibuka sejak Kamis (3/10) lalu, hingga kemarin jumlah pendaftar masih minim. Jumlahnya baru mencapai belasan orang yang resmi mendaftar. Selebihnya memilih wait and see.

Sebelumnya Andri menegaskan, minimnya jumlah pendaftar karena mereka masih menyiapkan berkas yang dibutuhkan. Sebab, jumlah berkas untuk pendaftaran PPPK relatif banyak.

Selebihnya, Andri menilai langkah para tenaga honorer untuk tidak segera mendaftar adalah langkah yang tepat. Sebab, dengan demikian mereka bisa lebih teliti lagi.

Terutama saat harus melampirkan berkas persyaratan yang dibutuhkan.

Terpisah, Indah, salah satu tenaga honorer di Pemkab Kediri mengaku sengaja belum mendaftar karena ingin memantau pesaing lebih dulu. “Soalnya formasi saya lumayan banyak jumlahnya. Pingin lihat peluang juga,” akunya.

Seperti halnya Andri, Indah membenarkan jika dirinya tengah mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan untuk rekrutmen. “Nanti saja belakangan mendaftarnya. Kan masih lama,” tuturnya. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #pppk #pemkab kediri #jawapos #Formasi Disabilitas