Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Penyebab Stok Elpiji di Gedangsewu Kediri Cepat Ludes  

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 10 Oktober 2024 | 07:11 WIB
CEK STOK ELPIJI: Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih ketika melakukan inspeksi mendadak di salah pangkalan dan agen di wilayah Pare.
CEK STOK ELPIJI: Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih ketika melakukan inspeksi mendadak di salah pangkalan dan agen di wilayah Pare.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kediri menggelar inspeksi mendadak (sidak) elpiji tiga kilogram di Desa Gedangsewu, Pare, pada Rabu (9/10). Hal tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok elpiji subsidi di lapangan. 

Diberitakan sebelumnya, masyarakat di area Pare mengaku kelangkaan gas elpiji melon hingga harus mencari ke kecamatan lain. Agar tidak terjadi panic buying, disdag langsung terjun ke lapangan untuk memastikan stok gas elpiji 3 kg itu aman. 

“Insyaallah di wilayah Gedangsewu, Pare, masih aman,” terang Kepala Disdag Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih.

Disdag bersama pertamina melakukan sidak di beberapa titik. Diantaranya meninjau stok di agen yang berada di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pare. Dan beberapa pangkalan juga pengecer di Desa Gedangsewu, Pare.

Baca Juga: Pendaftaran PPPK Pemkab Kediri Sepi Peminat, Empat Hari Dibuka Belum Ada yang Mendaftar

Stok elpiji melon di pangkalan milik Pausaga Silaen, 46, yang terletak di Jalan Raya Gedangsewu, Pare cepat habis. “Datang hari ini, besok pagi sudah habis,” terang laki-laki yang akrab disapa Saga itu.

Stok dagangannya cepat habis karena dalam seminggu, Saga hanya dikirimi tiga kali saja. Dengan jumlah total seratus tabung per minggunya. “Setiap pengiriman itu 50 tabung, lalu 30 tabung, dan 20 tabung,” jelasnya.

Dan Saga juga melayani pengiriman di beberapa pangkalan. Sehingga stoknya juga cepat habis.

Berbeda dengan pangkalan milik Anita Firdaus, 24, warga Gedangsewu, Pare. Di tempatnya stok gas elpiji subsidi masih aman. Anita setiap harinya menerima pengiriman  50 tabung. “Masih aman tapi cepat habis. Karena permintaan meningkat dan orang jauh ada juga yang cari,” terangnya.

Tutik mengatakan, walaupun di pangkalan milik Saga stoknya gampang habis, tapi ada pangkalan yang selalu memiliki stok. Jadi ini masih dikategorikan stok elpiji subsidi aman.

Terkait stok di Pangkalan Saga yang gampang habis, bukan karena langka. Hal tersebut karena memang pengiriman mingguan yang lebih sedikit. “Jadi kalau misal di stok milik pak Saga itu habis, bisa mencari ke pangkalan mbak Anita,” terang Tutik. (rq)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#subsidi #elpiji #pare #pertamina #sidak #gedangsewu #stok gas elpiji 3 kg #disdag