Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Begini Perkembangan Pembebasan Lahan Proyek Tol Kediri-Tulungagung yang Melewati Kota Kediri

Ayu Ismawati • Minggu, 22 September 2024 | 21:25 WIB
TUNGGU REALISASI FISIK: Sejumlah rumah dan pertokoan di Jl Mayor Bismo yang terdampak Tol Kediri-Tulungagung mulai dibongkar. Proyek strategis nasional itu disebut-sebut akan dimulai bulan depan.
TUNGGU REALISASI FISIK: Sejumlah rumah dan pertokoan di Jl Mayor Bismo yang terdampak Tol Kediri-Tulungagung mulai dibongkar. Proyek strategis nasional itu disebut-sebut akan dimulai bulan depan.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Selain dua kelurahan yang berstatus ‘hijau’ di penetapan lokasi (penlok) tahap 1, panitia pengadaan tanah (PPT) Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) masih memiliki pekerjaan rumah (PR) yang banyak terkait pembebasan lahan untuk proyek jalan bebas hambatan itu.

Pasalnya, hingga minggu ketiga September ini, baru satu kelurahan yang pengukurannya selesai untuk penlok 2.

Selama ini, pembebasan tanah untuk penlok 1 dan penlok 2 berjalan beriringan.

Jika pembebasan tanah penlok 1 di dua kelurahan sudah ‘selesai’ atau tinggal menyisakan tanah aset pemkot, progres penlok 2 baru mempercepat proses pengukuran tanah.

Kasi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kediri Tutur Pamuji mengatakan, prioritas pengadaan tanah penlok 2 sama dengan penlok 1.

Yakni, memprioritaskan jalan tol akses bandara. Dari empat kelurahan terdampak penlok 2, baru satu kelurahan yang berprogres.

“(Penlok, Red) tahap 2 masih pengukuran. Yang sudah diukur itu (Kelurahan) Semampir. Yang lainnya belum,” kata Tutur.

Di penlok 1, Semampir sudah berstatus hijau. Demikian pula Kelurahan Mojoroto yang seluruh lahan terdampak penlok 1 telah dibebaskan. Sehingga, siap untuk segera dimulai pengerjaan proyek fisik tol.

Apakah dimulainya proyek fisik masih harus menunggu pembebasan Penlok 2? Tutur mengaku belum mengetahui teknis dimulainya konstruksi.

“Itu saya nggak tahu kalau hitungannya konstruksi. Karena beberapa tahap 2 beririsan sama tahap 1, di samping-sampingnya. Takutnya mempengaruhi konstruksi langsung atau tidak langsung,” bebernya.

Adapun dari pengukuran tahap 2 yang telah berlangsung di Kelurahan Semampir, menurutnya proses pembebasan lahan selanjutnya juga masih panjang.

“Masih ada tahapan identifikasi dan inventarisasi oleh Satgas B. Terus pengumuman, penilaian, musyawarah,” lanjut Tutur sembari menyebut setelah tahapan itu selesai baru dilakukan pembayaran dan pelepasan hak atas tanah.

Meski begitu, menurutnya BPN tetap mempercepat proses pengadaan tanah. Sedianya, pekan lalu beberapa bidang tanah di Kelurahan Bujel, Mojoroto kembali diumumkan peta bidang tanah (PBT) dan daftar nominatifnya (danom).

 “Cuma karena masih ada pergantian pimpinan, akhirnya masih tertunda,”  paparnya.

Untuk diketahui, pengadaan tanah tahap 1 untuk Jalan Tol Kediri-Tulungagung akses bandara masih menyisakan beberapa bidang di Kelurahan Bujal dan Kelurahan Gayam di Kecamatan Mojoroto.

Sebab, baru dua kelurahan yang berstatus ‘hijau’ atau 100 persen telah dilepaskan oleh warga. Yakni, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota. Serta Kelurahan/Kecamatan Mojoroto.

Terpisah, sumber koran ini menyebut proyek fisik jalan tol kemungkinan akan mulai dibangun dalam waktu dekat.

Akses bandara yang rintisannya sudah dibangun di dekat Jembatan Bendomongal itu disebut-sebut mulai dibangun Oktober mendatang.

Mengawali proyek strategis nasional itu, konstruksi akan diawali dengan pembangunan jembatan yang menghubunglan Kelurahan Semampir dan Mojoroto.

Persiapan untuk realisasi fisik di sana terlihat dari adanya sejumlah pekerja yang mengukur tanah di Jl Mayor Bismo, Semampir.

Pengukuran tanah yang dilakukan selama beberapa hari itu disebut-sebut sebagai salah satu tahapan jelang realisasi fisik.

“Tapi kepastian pembangunannya mulai kapan masih belum jelas. Masih ada serangkaian persiapan,” ujar sumber ini yang enggan dikorankan namanya. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #Akses Bandara #pengadaan tanah #bandara #ppt #jawapos #tol kediri-tulungagung