Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Satgas Pengadaan Tanah Tol Kediri-Tulungagung Belum Terima Honor, Begini Langkah BPN untuk Tim A dan Tim B

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 6 September 2024 | 17:45 WIB
TAK JELAS: Petani sedang menggarap lahan pertanian yang ada patok tolnya di wilayah Mojo.
TAK JELAS: Petani sedang menggarap lahan pertanian yang ada patok tolnya di wilayah Mojo.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Proses pembebasan lahan untuk proyek tol Kediri-Tulungagung semakin suram. Hingga kemarin, belum ada kejelasan PT Surya Sapta Agung Tol (SSAT) untuk melanjutkan proyek tersebut. 

Hal itu berdampak pada satuan tugas (satgas) pengadaan tanah pembangunan tol Kediri-Tulungagung. Sebab ada puluhan orang satgas pengadaan tanah belum menerima honor. 

Seperti diungkapkan Kepala Seksi Pengadaan Tanah Dan Pengembangan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri, Yulianto Dwi Prasetyo, ada 67 satgas pelaksana pengadaan tanah pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) Kabupaten Kediri. Dari jumlah tersebut sebanyak 35 orang merupakan satgas A. 

“Satgas A ini adalah tim yang bertugas melakukan pengukuran,” ucap Prasetyo. Sisanya masuk di satgas B. Yang bertugas dalam proses pemberkasan. Semuanya tim di satgas A dan B itu belum menerima honor sejak Juli dan Agustus lalu.

Baca Juga: Pemkot Kediri Bawa Puluhan Berkas sebagai Alat Bukti di Persidangan Sengketa Proyek Alun-Alun Kota Kediri

Prasetyo mengatakan, satgas yang belum menerima honor itu imbas belum adanya kejelasan dari pihak SSAT selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Karena belum menerima honor, dia lantas memerintahkan agar satgas menunda proses pengukuran maupun pemberkasan.

“Selain itu, belum ada kejelasan terkait kelanjutan pembayaran pembebasan lahan,” tambah Prasetyo. 

Seperti diberitakan, proses pembebasan lahan itu mulai tersendat. Ribuan bidang tanah di Kecamatan Semen hingga Tulungagung masih belum dilakukan pembayaran hingga waktu yang belum ditentukan. 

Pembayaran untuk pembebasan tanah terdampak tol di lokasi tersebut belum dibayar karena beberapa alasan. Salah satunya karena SSAT selaku BUJT masih memprioritaskan akses tol menuju ke Bandara Dhoho. Sehingga alokasi anggarannya difokuskan ke akses menuju ke bandara yang terletak di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#tol kediri tulungagung #pengadaan #honor #bujt #satgas