Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bupati Kediri Dhito Serahkan Ribuan Sertifikat Tanah Program PTSL

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 6 September 2024 | 17:45 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri-Senyum mengembang di bibir Yamiyatun. Perasaan lega bercampur bahagia tergambar jelas di wajah perempuan berusia 63 tahun itu setelah menerima sertifikat tanah dari Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Dokumen berwarna hijau itu seolah mengobati keresahannya akan status tanah yang sejak belasan tahun silam tak mendapat kepastian.

Karenanya, begitu sertifikat tanahnya seluas 10 ru sudah terbit, perempuan asal Dusun Talon, Desa Gedangsewu, Pare itu mengaku senang bukan kepalang.

“Saya tidak akan meminjam uang dan menjadikan ini jaminan. Akan saya simpan,” katanya sembari memegang erat sertifikat tanahnya.

Kegembiraan tidak hanya dirasakan oleh Yamiyatun. Total ada 3.105 sertifikat tanah program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang dibagikan di lapangan Desa Gedangsewu kemarin.

“Dijaga dengan baik nggih (sertifikatnya, Red),” pesan Bupati Dhito kepada tiap warga penerima sertifikat kemarin.

Sebanyak 3.105 sertifikat PTSL itu diserahkan secara bertahap. Di tahap pertama, total ada 1.033 sertifikat yang diserahkan.

Sisanya akan kembali diserahkan dalam beberapa hari ke depan.

Di depan ribuan warga, suami Eriani Annisa ini meminta agar mereka menjaga dengan hati-hati sertifikat yang baru diterima.

Jika masyarakat membutuhkan modal, sertifikat bisa menjadi jaminan untuk meminjam uang di bank.

“Jangan diserahkan ke rentenir nggih. Bisa dibawa ke Bank Daerah (untuk meminjam uang modal usaha, Red),” lanjut Dhito.

Untuk diketahui, penyerahan sertifikat PTSL di Desa Gedangsewu kemarin dimulai sekitar pukul 12.30.

Dengan diserahkannya ribuan sertifikat tersebut, progres PTSL di Kabupaten Kediri kini mencapai sekitar 90 persen.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri La Ode Asrafil mengatakan, dari total 810 ribu bidang tanah di Kabupaten Kediri yang mengikuti PTSL, sedikitnya ada 750 ribu sertifikat yang sudah diserahkan kepada warga.

“Kurangnya tinggal sekitar 50 ribuan,” ungkap Asrafil.

Dengan progress yang sudah mencapai sekitar 90 persen itu, Asrafil berharap sertifikasi tanah lewat program PTSL bisa tuntas tahun depan.

“Semoga tahun 2025 bisa selesai (sertifikasi tanah lewat PTSL, Red),” harap Asrafil. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #Sertifikat Tanah Program PTSL #Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana #bpn kabupaten kediri #jawa pos #desa gedangsewu