Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkot Kediri Kucurkan Rp 17 Miliar untuk Proyek Drainase, Ada Belasan Titik yang Dikerjakan

Ayu Ismawati • Selasa, 27 Agustus 2024 | 19:56 WIB

BERSIH-BERSIH: Warga menyiram di halaman depan rumahnya untuk menghindari debu yang berterbangan.
BERSIH-BERSIH: Warga menyiram di halaman depan rumahnya untuk menghindari debu yang berterbangan.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemerintah Kota Kediri mulai disibukkan dengan perbaikan infrastruktur. Tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri sedang mengerjakan proyek drainase. 

Butuh anggaran yang cukup besar untuk merehab drainase. Data yang dihimpun koran ini, Pemkot mengucurkan dana sebesar Rp 17 miliar untuk memperbaiki saluran air yang ada di Kota Kediri. 

Salah satu lokasi yang nanti diperbaiki berada di Jalan Pattimura, Kelurahan Banjaran. Rehab drainase itu dikebut untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir di Kota Kediri. 

Ada belasan titik drainase yang akan diperbaiki. Saat ini, proyeknya sudah mulai proses pengerjaan. Satu unit alat berat eskavator dikerahkan untuk menggali saluran di sisi timur perlintasan kereta api. Selain itu, box culvert juga sudah menumpuk di tepi jalan dekat proyek berlangsung.

Baca Juga: Ini Jadwal Fey dan Vinanda yang Akan Mendaftar Menjadi Calon Wali Kota di Pilkada Kota Kediri 2024

       Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Kediri I Made Dwi Permana mengatakan, ada sebelas titik drainase yang masih dalam tahap pelaksanaan. Lokasinya tersebar mulai dari Jalan A Yani, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Sersan Suharmaji, hingga Jalan Pattimura.

       Perbaikan drainase itu untuk mengatasi di beberapa titik genangan air. “Ini untuk menyambungkan pekerjaan terdahulu yang belum bisa connect dengan saluran drainase utama,” ucapnya. 

       Lebih jauh Made mengatakan, rehab saluran drainase itu juga dilakukan untuk memperbesar dimensinya. Dengan begitu, bisa lebih banyak menampung debit air untuk mengantisipasi banjir saat tiba musim hujan.

       “Terutama seperti di Jalan Pattimura, selama ini di sisi barat sudah kami bangun. Tapi di timur masih kecil. Sehingga kami rehab untuk menyesuaikan dimensi dengan sisi barat,” tandasnya sembari menyebut, perbaikan saluran di sana juga untuk menyambungkan dua sisi drainase melalui crossing di bawah rel kereta api. Sebelumnya air harus memutar ke selatan untuk sebelum bermuara di Sungai Brantas yang berada di sisi barat.

       Dimensi saluran yang dibuat pun beragam. Made mencontohkan, di Jalan Pattimura dimensi saluran diubah. Dari yang sebelumnya 60 x 60 sentimeter menjadi 1,5 meter x 1,2 meter. Saluran yang juga berada di depan Pasar Setonobetek itu diperlebar dan diperdalam.

       “Setiap lokasi beda-beda dimensinya. Hanya untuk dimensi eksisting dan yang sekarang rata-rata kami tambah atau maksimalkan untuk bisa menampung debit air yang masuk saat musim hujan,” bebernya.

       Sedangkan di Jal Pattimura sendiri, saluran akan dibangun sepanjang lebih kurang 300 meter. Untuk membangun itu, dibutuhkan sedikitnya 170 unit box culvert yang didatangkan secara berkala. “Karena kondisi di lapangan tidak memungkinkan untuk stok material terlalu banyak, pengiriman dilakukan bertahap agar tidak mengganggu lalu lintas,” tandasnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#drainase #PUPR #ekskavator #musim hujan #proyek