KEDIRI, JP Radar Kediri-Hari pertama pendaftaran rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) kemarin diwarnai kepanikan pendaftar.
Sebab, mereka tidak bisa mengakses website pendaftaran pada pagi hingga siang hari. Rupanya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) baru membuka sistem pada pukul 17.00.
Seperti dialami oleh Arkan Amrullah, 23, warga asal Prambon, Nganjuk itu mengaku akan mendaftar formasi di Kabupaten Kediri yang sesuai dengan jurusannya.
“Saya mencoba login pukul 15.00, tidak bisa,” kata Arkan.
Sekali mencoba dan tidak bisa, Arkan tidak langsung menyerah. Dia mencoba login hingga lima kali.
Namun, tetap tidak bisa. “Tulisan di lamannya, mohon maaf sedang dalam perbaikan,” lanjut guru honorer di Kecamatan Mojo itu.
Hal senada dialami oleh Pratiwi, 29. Warga Kecamatan Wates itu mengaku sudah mencoba login pukul 09.00 kemarin.
Seperti halnya Arkan, gadis berambut lurus itu mencoba hingga empat kali. Namun tetap tidak bisa.
“Sempat panik, tapi akhirnya lebih ke menyerah dan mencoba lagi besok (hari ini, Red). Ternyata tadi sore (kemarin, Red) sudah bisa,” terang gadis yang sehari-hari berkacamata itu.
Terpisah, Kabid Pengadaan Informasi dan Fasilitas Profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) BKD Kabupaten Kediri Andri Sugianto menyebut, pihaknya sudah mendapat beberapa laporan kemarin. Sejumlah pendaftar menanyakan ke BKD tentang kesulitan mereka untuk login.
Menindaklanjuti hal tersebut, BKD Kabupaten Kediri berkoordinasi dengan BKN. Hasilnya, pendaftar gagal login bukan karena website atau sistem yang error.
“Ternyata memang laman baru bisa dibuka pada pukul 17.00,” tutur Andri.
Kabupaten Kediri membuka total 150 formasi CPNS. Jumlah tersebut terdiri dari 32 formasi untuk tenaga kesehatan. Kemudian, 118 formasi lainnya tenaga teknis.
Terkait persyaratan teknis rekrutmen, menurut Andri tidak berbeda dengan tahun sebelumnya. Misalnya, usia, jurusan yang sesuai, dan lainnya.
“Semua prosesnya dilakukan secara online,” papar Andri sembari menyebut pendaftaran dibuka hingga 2 September. Sehingga, masyarakat masih memiliki cukup waktu untuk menyiapkan berkas pendaftaran.
Untuk diketahui, selain 150 formasi CPNS, Kabupaten Kediri juga mendapat 850 calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK).
Ratusan formasi tersebut mayoritas untuk tenaga guru. Sebagian lainnya tenaga kesehatan dan teknis.
Sementara itu, jika Kabupaten Kediri mendapat ratusan formasi CPNS, Kota Kediri hanya mendapat 26 formasi CPNS.
Rinciannya, 17 formasi kesehatan dan sembilan lainnya formasi tenaga teknis.
Setelah pembukaan pendaftaran kemarin, akan diikuti dengan tahap seleksi administrasi. Termasuk masa sanggah.
Begitu seleksi administrasi selesai akan diikuti dengan seleksi kompetensi dasar (SKD) yang berbasis computer assisted test (CAT).
Nantinya, hasil SKD akan diumumkan pada 14 – 17 September mendatang.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah