Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dhito Kembali Akan Berpasangan dengan Dewi Mariya Ulfa di Pilkada Kabupaten Kediri 2024

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 9 Agustus 2024 | 20:49 WIB

 

TAMBAH AMUNISI: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (2 dari kiri) bersama Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa (2 dari kanan) menerima rekomendasi dari Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (tengah),
TAMBAH AMUNISI: Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (2 dari kiri) bersama Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa (2 dari kanan) menerima rekomendasi dari Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (tengah),

KEDIRI, JP Radar Kediri- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dipastikan akan kembali berpasangan dengan Dewi Mariya Ulfa di pilkada November mendatang. Hal tersebut diketahui setelah keduanya menerima rekomendasi dari Partai Demokrat di Jakarta, tadi malam.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, penyerahan rekomendasi di kantor DPP Demokrat itu dilakukan bersamaan total 106 daerah di Indonesia. Selain Kediri, rekomendasi Demokrat untuk Kabupaten Tuban dan Kabupaten Nganjuk juga diserahkan tadi malam.

“Baru saja menerima rekomendasi dari Partai Demokrat. Diserahkan langsung oleh Mas AHY (Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Red),” kata Dhito.

Terkait kehadirannya di DPP Demokrat bersama Dewi Mariya Ulfa, Dhito tak menampik jika dirinya kembali menggandeng ketua Fatayat Kabupaten Kediri itu. “Iya, dengan Mbak Dewi lagi,” lanjut suami Eriani Annisa itu.

Lebih jauh Dhito mengatakan, selama 3,5 tahun memimpin Kabupaten Kediri bersama Dewi, dia mengaku tidak pernah ada satu masalah pun yang membuat hubungan mereka renggang. “Dalam bekerja itu kan yang penting kenyamanan,” terangnya tentang alasan memilih menggandeng Dewi.

Hal senada diungkapkan oleh Dewi Mariya Ulfa. Wakil Bupati Kediri itu juga membenarkan jika dirinya akan kembali mendampingi Dhito di pilkada November nanti. “Nyuwun pangestune (mohon doanya, Red),” kata Dewi yang tadi malam juga hadir di kantor DPP Demokrat. 

Untuk diketahui, sebelumnya nama Roaitu Nafif Laha yang juga tokoh di fatayat sempat menguat sebagai pendamping Dhito. Nama Nafif yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jatim terpilih dari Gerindra itu juga mendapat dukungan dari DPW Gerindra Jatim. Bahkan, mereka menugaskan Nafif untuk mendampingi Dhito.

Terkait hal itu, Dhito menyebut penentuan kandidat bakal calon wakil bupati (bacawabup) merupakan hasil musyawarah dengan partai politik (parpol) pengusung. Setelah dirinya bertabayun dan menyamakan persepsi, pilihannya tetap pada Dewi.

Dengan digenggamnya rekomendasi dari Partai Demokrat, berarti jumlah partai yang mendukung bapak dua anak itu di pilkada tahun ini kembali bertambah. Sebelumnya, PDI Perjuangan (13 kursi) sudah memastikan rekomendasinya. Kemudian, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memiliki tiga kursi juga mengusung Dhito.

Selebihnya, Partai Amanat Nasional (PAN) yang memiliki lima kursi disebut-sebut sudah menyerahkan rekomendasi kepada Dhito pada Selasa (6/8) lalu. Dengan tambahan Demokrat yang memiliki empat kursi, berarti ada 25 kursi di parlemen dari empat parpol yang mengusung Dhito.

Adapun pasangan Deny Widyatmoko-Mudawamah sebelumnya juga sudah mendapat rekomendasi dari dua parpol. Yakni, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memiliki sembilan kursi, dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dengan empat kursi. Koalisi dua parpol tersebut sudah cukup sebagai syarat untuk pendaftaran di KPUD Kabupaten Kediri.  

Bagaimana dengan partai lainnya? Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri Sigit Sosiawan mengatakan, hingga kemarin rekomendasi dari Golkar masih belum turun. Meski sebelumnya Golkar sudah menyerahkan surat tugas kepada Dhito, menurut Sigit pihaknya tetap menunggu turunnya rekomendasi. “Sesuai prosedur, semua keputusan (rekomendasi, Red) dari pusat,” terang Sigit.

Terkait bakal calon wakil bupati, Sigit menyebut, pihaknya juga menunggu instruksi dari DPP Golkar. Jika pusat tidak memberi instruksi untuk mengusulkan wakil ke Dhito, pihaknya akan menyerahkan pemilihan wakil pada kandidat yang menerima rekom Golkar. “Mana yang dirasa cocok dengan Mas Dhito, siapapun pilihan Mas Dhito, kami ikut,” tegasnya.

Hal serupa disampaikan Ketua DPD PKS Marenda Darwis. Dia mengatakan, siapapun wakil yang dipilih oleh Dhito, dia mengaku mengikutinya.

“PKS sejak awal menyerahkan penuh cawabup ke Mas Bup. Dan selalu dikonsulkan dulu ke kami, Mas,” papar Darwis.

Ditanya tentang rekom dari Partai Demokrat yang satu paket dengan Dewi, Darwis mengaku tidak terkejut. Sebab, sejak awal memang Dhito berencana menggandeng Dewi lagi di pilkada. “Sekali lagi, PKS lebih pada keputusan Mas Bup, bukan keputusan lainnya,” tegas Darwis.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #pilkada #partai demokrat #jatim #jawa pos #dhito