KEDIRI, JP Radar Kediri - Pembangunan ulang kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri sudah mulai berlangsung. Gedung yang terbakar pada April tahun lalu itu dibangun dengan anggaran yang mencapai Rp 3 miliar.
Kepala DKPP M. Ridwan mengatakan, proyek sudah mulai berlangsung sejak Juli lalu. Saat ini, menurutnya pekerja sudah mulai melanjutkan pengerjaan pondasi bangunan.
“Lama pengerjaannya kalau tidak salah empat bulan,” kata Ridwan.
Menurut Ridwan, sejak kebakaran hingga saat ini, puluhan pegawai dari tiga bidang dan sekretariat masih menempati relokasi. Setidaknya hingga gedung baru selesai dibangun, sekitar 50 pegawai masih akan berkantor di luar gedung utama.
“Untuk sekretariat di sini (gedung Kelompok Jabatan Fungsional DKPP, Red) dan tiga bidang bertahan di sana (sekitar gedung utama yang terbakar, Red),” bebernya sembari menyebut, tiga bidang lainnya menempati bangunan kantor yang berada di dekat gedung utama yang terbakar.
Ridwan menambahkan, relokasi pegawai sengaja dilakukan terpusat di satu lokasi. Yakni, masih di dekat gedung utama yang dulu dilalap si jago merah.
“Kami sebenarnya punya beberapa gedung. Tapi kalau untuk kebutuhan administrasi dan kecepatan pelayanan, maka harus kumpul di sini,” sambung Ridwan sambil meminta pegawainya bersabar karena harus bekerja dengan fasilitas terbatas.
“Sebenarnya kami butuh komputer dan itu butuh daya yang besar. Setelah kebakaran, tidak bisa serta merta tambah daya. Akhirnya menggunakan yang sudah ada,” tandasnya.
Untuk diketahui, kantor DKPP Kota Kediri terbakar pada 30 April 2023 lalu. Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.30 dini hari itu, tiga lokal bangunan hangus terbakar. Api diduga berasal dari bangunan tengah sebelum kemudian menyebar ke berbagai sisi.
Akibatnya, puluhan pegawai harus direlokasi ke bangunan sementara. Seperti bidang perikanan dan bidang tanaman pangan, holtikultura, dan perkebunan (TPHP) yang harus menempati ruangan di kompleks bangunan belakang. Kemudian, pegawai bidang peternakan yang menempati gedung pusat kesehatan hewan (puskeswan).
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah