KEDIRI, JP Radar Kediri-Jelang pembangunan tahap II Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ), Pemkab Kediri mulai menyiapkan pembelian tanah untuk akses jalan tambahan. Sedikitnya, pemerintah mengalokasikan dana Rp 15 miliar yang merupakan aset tanah kas desa.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan, pemkab menargetkan pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tambahan di stadion selesai akhir tahun ini.
Pemkab, kata Irwan, akan membeli tanah selebar 16 meter dengan panjang 600 meter. Berdasar hitungan yang dilakukan dinas perkim, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 15 miliar. “Pengadaan tanah itu untuk membuka jalur (akses jalan tambahan, Red) menuju ke stadion,” kata Irwan.
Dari stadion, akses jalan baru itu nantinya akan tembus ke jalur provinsi. Dengan demikian, jika ada kegiatan besar tidak akan berdampak ke perkampungan yang ada di sekitar stadion. Sebab, saat ini akses jalan ke sana melewati perkampungan warga. “Harapannya nanti tidak lagi mengganggu kenyamanan warga (jika ada event besar, Red),” tandasnya.
Untuk menyelesaikan pengadaan tanah, menurut Irwan dalam waktu dekat akan dilakukan appraisal atau penaksiran harga tanah dengan menggandeng pihak ketiga. Berbeda dengan appraisal yang melibatkan rumah warga, menurut Irwan appraisal di aset tanah kas desa ini prosesnya lebih sederhana. “Seperti pengadaan tanah biasa. Harus selesai tahun ini,” lanjut pria yang tinggal di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu.
Setelah pengadaan tanah selesai, menurut Irwan pemkab akan melakukan pembangunan jalan baru. Tahapan tersebut ditargetkan bisa beriringan dengan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati yang pada September atau Oktober nanti dilanjutkan pembangunan tahap II.
Seperti diberitakan, pembangunan stadion yang diharapkan akan menjadi pusat ekonomi baru di barat sungai itu akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sesuai review Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dibutuhkan anggaran Rp 303 miliar untuk menyelesaikan pembangunan stadion.
Demi mewujudkan proyek tepat waktu, Pemkab Kediri melalui dinas PUPR dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) beberapa kali berkoordinasi dengan Kementerian PUPR. Hasilnya, Agustus nanti perencanaan proyek tahap II ditargetkan selesai. Selanjutnya, pada September mulai dilakukan pelelangan. Harapannya akhir September atau awal Oktober realisasi proyek tahap II sudah dimulai.
Akhir Juli ini Persik juga akan melakukan training camp (TC) di Stadion GDJ. Setelah Persik ‘mencicipi’ GDJ, dinas perkim akan menjadikannya sebagai bahan masukan dan evaluasi.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah