KEDIRI, JP Radar Kediri - Pasar Ngadiluwih segera bersolek. Setelah tiga tahun kebakaran, pasar tersebut bakal dirombak total. Pemkab menyediakan Rp 30 miliar untuk membangun kembali pasar tersebut. Saat ini, prosesnya baru akan dibongkar. Dan targetnya tahun ini harus rampung.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kediri, Erfin Fatoni menyebutkan, pembongkaran pasar tersebut akan melalui proses lelang. Saat ini, sudah proses pemberian SK (Surat Keputusan) dari bupati. Berikutnya adalah pendaftaran lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang.
"Tugas kami setelah ada SK dari bupati nanti langsung mengajukan pendaftaran penjualan lelang bongkaran ke KPKNL Malang," jelasnya.
Erfin menerangkan, lelang pembongkaran pasar dilaksanakan oleh KPKNL Malang secara online atau e-auction. Pelelangan itu memungkinkan peserta yang ikut tidak hanya dari daerah sekitar saja. Namun, bisa seluruh Indonesia.
Lantas kapan akan dilaksanakan? Erfin menyebut, rencananya Agustus nanti pihaknya akan melakukan pendaftaran ke KPKNL. Berikutnya, terkait proses lelangnya adalah kewenangan dari KPKN. "Lama tidaknya tergantung dari KPKNL. Dan memang KPKNL ini tidak hanya menangani wilayah Kediri saja. Namun juga wilayah lain seperti Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, dan beberapa wilayah lain," jelasnya.
Walau masih belum bisa dipastikan, Erfin menyebut, biasanya setelah didaftarkan, maksimal satu sampai dua bulan proses lelang sudah berjalan. Jika semua rangkaian itu berjalan lancar, Erfin menyebut, tahun ini proses pembongkaran bisa rampung. "Setelahnya baru akan diserahkan ke Dinas Perdagangan (Disdag, Red)," tandasnya.
Kepala Disdag Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, sudah merinci seluruh kebutuhan untuk pembangunan pasar. Hasilnya, didapat nilai Rp 30 miliar untuk membangun ulang pasar yang terbakar pada Mei 2022 lalu itu.
Walaupun sudah punya rencana anggaran tersebut, Tutik mengaku perlu proses yang panjang. Seperti melalui persetujuan berbagai pihak, salah satunya adalah persetujuan anggota dewan. Dan kebetulan masa jabatan DPRD 2019-2024 akan selesai Agustus nanti. Kemungkinannya, persetujuan anggaran tersebut akan dilakukan oleh anggota dewan masa jabatan berikutnya. Jika terkait anggaran dan pembongkaran selesai, berikutnya akan dimulai pembangunan pasar yang ditargetkan bisa dimulai tahun depan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah