Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemkab Kediri Bisa Ekspor Nanas Lewat Bandara Dhoho Kediri, Begini Penjelasan Asisten Pemerintahan dan Kesra

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Minggu, 21 Juli 2024 | 16:15 WIB

 

ANTUSIAS: Warga berbondong-bondong melihat pesawat di kawasan Bandara Dhoho Kediri.
ANTUSIAS: Warga berbondong-bondong melihat pesawat di kawasan Bandara Dhoho Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Pemkab Kediri ibaratnya ingin melakukan upaya sekali dayung untuk melakukan dua tujuan.

Selain menyiapkan penerbangan umrah melalui Bandara Dhoho Kediri, juga dijajaki kemungkinan ekspor komoditas nanas.

Peluang itu disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sukadi.

Menurut keterangannya, biro travel Jakarta yang berencana masuk dengan membawa dua maskapai penerbangan umrah juga melakukan penjajakan ekspor nanas.

Dengan terlebih dulu melihat potensi ekspor melalui kargo umrah atau bahkan kargo khusus.

“Masih melihat potensi saja dulu terkait komoditas. Itu kan tentu ada beberapa jenis (nanas) kan?” terang Sukadi.

Menurutnya, kemarin dia bersama dengan pihak biro travel Jakarta melakukan penjajakan jenis-jenis nanas yang ada. Itu dilakukan untuk melihat potensi ketersediaan komoditas pertanian ini di Kabupaten Kediri.

Dia menyebut, dari berbagai jenis nanas yang ada, juga akan dilihat mana yang diminati oleh masyarakat Arab Saudi. Rencananya, akhir September nanti komoditas alam Kediri dan sekitarnya juga akan dipamerkan di Arab Saudi.

"Nanti akan ada pameran produk-produk yang akan diekspor ke Arab Saudi. Seperti nanas, cabai, atau produk-produk yang ada di sekitar. Seperti dari Tulungagung atau yang lain," terangnya.

Nantinya, jika memang permintaan nanas dari Arab Saudi besar, begitu pula dengan stoknya di Kediri yang melimpah, ekspor akan dilakukan.

Tentu saja akan dibarengkan dengan kargo umrah. Dan jika potensinya lebih besar lagi, menurut Sukadi, akan ada kemungkinan untuk membuka penerbangan khusus kargo ekspor ke Arab Saudi.

Hanya saja, kemungkinan realisasinya tak bisa dalam waktu dekat. Karena menurutnya, hal ini adalah proyeksi jangka panjang. Yang belum bisa dilakukan di awal penerbangan umrah.

"Jadi kita ke lapangan melihat potensi. Dari potensi yang ada itu nanti diidentifikasi syarat-syarat untuk diekspor apa-apa. nanti ke depan akan berproses. Jadi kita mulai dari sekarang," jelasnya.

Seperti diberitakan, ada dua biro travel umrah yang akan membuka penerbangan umrah di Bandara Dhoho.

Yang pertama biro dari Jember yang sudah memastikan jadwal penerbangan menggunakan maskapai Citilink. Yang akan dimulai pada awal Oktober nanti.

Adapun jadwalnya yakni dimulai pada 6 Oktober, kemudian 3 November dan 1 Desember. Tahun berikutnya pada 2 Januari 2025 dan 2 Februari 2025.

Kemudian, yang terbaru, ada biro dari Jakarta yang berencana menggunakan dua maskapai, yakni Citilink dan dari Lion Group. Adapun untuk rencananya akan mulai lakukan penerbangan pada September nanti.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kediri #bandara dhoho kediri #bandara kediri #ekspor nanas #jawa pos