KEDIRI, JP Radar Kediri - Cuaca di wilayah Kediri Raya semakin tidak menentu. Musim kemarau yang seharusnya terik justru diguyur hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, peristiwa itu disebabkan karena adanya gangguan di atmosfer yang memicu turunnya hujan.
Forecaster Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho BMKG Kediri Muhammad Alfiansyah Pradana mengatakan, secara umum, seluruh wilayah di Jawa Timur masih dilanda musim kemarau. Namun, faktanya masih ada wilayah yang diguyur hujan. “Ada fenomena gelombang Rossby dan fenomena MJO (Madden Julian Oscillation, Red) yang melintas di atmosfer di wilayah Jawa Timur,” terangnya.
Dana—sapaan akrabnya—menambahkan, fenomena atmosfer tersebut berperan dalam pembentukan awan pembawa hujan. Akibatnya, hujan turun pada saat siang hingga sore.
“Curah hujannya masih intensitas normal. Pantauan kami di sekitar Bandara Dhoho, curah hujannya hanya 1 milimeter,” tandasnya sembari menyebut, hujan tersebut masih tergolong intensitas ringan.
Begitu pula dengan prediksi curah hujan beberapa hari ke depan. Karena sifat fenomena Rossby dan MJO yang terus bergerak, maka potensi hujan masih bisa terjadi dalam 2 – 5 hari ke depan.
“Karena fenomenanya terus bergerak dan tidak singkat. Biasanya ada fasenya. Kalau di Kediri Raya diperkirakan dalam 2 – 5 hari ke depan masih di fase ini,” bebernya.
Dalam kondisi seperti ini, masyarakat diimbau untuk mewaspadai eksistensi terjadinya awan cumulonimbus. Sebab, awan dengan karakteristik berwarna gelap dan bentuk seperti jamur ini kerap kali membawa fenomena alam penyerta lainnya.
“Biasanya ini (awan kumulonimbus, Red) dibarengi fenomena penyerta lainnya. Seperti kilat disertai petir, dan angin kencang,” tandasnya. Bagi masyarakat yang tengah beraktivitas di luar ruangan. Selama terjadi perubahan cuaca yang disertai kemunculan awan cumulonimbus, masyarakat diminta untuk segera mencari tempat berlindung yang aman.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.