KEDIRI, JP Radar Kediri- Proyek Jembatan Jongbiru terus dikebut. Saat ini, pembangunannya hampir seratus persen rampung. Sebelum beroperasi, Pemkab Kediri melalui Dinas PUPR Kabupaten Kediri menunggu izin peresmian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Kepala Dinas PUPR Irwan Chandra Wahyu Purnama menjelaskan, saat ini, progres pembangunan proyek jembatan yang menjadi akses menuju Bandara Dhoho ini sudah mencapai 97 persen. “Sebentar lagi selesai,” terang laki-laki yang akrab disapa Irwan itu.
Selain bagian gelagar, jalan menuju jembatan di sisi Jabon dan Jongbiru sudah dicor semuanya. Pengecoran itu dilakukan sejak akhir pekan lalu. Sekarang, tengah menunggu usia cor yang menghubungkan gelagar dengan oprit di sisi Jongbiru.
Sembari menunggu usia cor genap tiga hari, kontraktor juga turut merapikan beton alas aspal. “Minggu-minggu ini proses merapikan dan penataan lampu,” terang Irwan kepada koran ini. Setelah semuanya selesai, berikutnya kontraktor akan melakukan pengaspalan dari sisi Jabon.
“Setelah semuanya dirapikan, terakhir baru pengaspalan,” ungkap Irwan.
Terkait target pembangunan yang seharusnya rampung pada 28 Juni, Irwan mengaku jika proses untuk merapikan pekerjaan fisik jembatan ini membutuhkan waktu lama. Sehingga memakan waktu. “Sudah tidak ada kendala,” ungkap lelaki yang tinggal di Mojoroto itu.
Sembari menunggu selesainya pekerjaan, Irwan mengaku Dinas PUPR Kabupaten Kediri telah mengirimkan perizinan untuk meresmikan jembatan baru. Perizinan untuk peresmian akses yang menghubungkan Kota dan Kabupaten Kediri itu dikirimkan pada Selasa (2/6) lalu.
“Saat ini, masih menunggu jadwal dari balai untuk pengecekan akhir tes pembebanan. Surat dari Pemkab Kediri ke Kementerian PUPR sudah dikirim. Sekarang tinggal menunggu jawabannya,” lanjutnya. Hal itu membuat Dinas PUPR tidak mengetahui kapan kepastian jembatan tersebut akan diresmikan.
Diberitakan sebelumnya, proyek jembatan yang menelan anggaran Rp 25,46 miliar akan menjadi salah satu pembangunan penting di Kabupaten Kediri. Sebab, menjadi akses penunjang Bandara Dhoho Kediri. Jembatan yang dibangun menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) itu diharapkan bisa mengurai kemacetan di perempatan Kelurahan Semampir, Kota Kediri.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah