KEDIRI, JP Radar Kediri-Mantan Chief Executif Officer (CEO) Jawa Pos Dahlan Iskan datang ke Kabupaten Kediri kemarin. Tokoh pers senior itu memberi motivasi kepada ratusan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Kediri dalam ASN Festival 2024. Dia berbagi tips agar para ASN tetap bisa berinovasi di tengah kekangan prosedur dan peraturan.
Tak ubahnya Ushul Fikih, pria kelahiran Magetan, Jawa Timur mengatakan, sesuatu yang tidak bisa dipakai semua, jangan dibuang semua. Menurutnya, dari hal buruk sekalipun, pasti ada hal baik yang bisa dimanfaatkan.
Karena itu pula, di antara belantara peraturan dan prosedur yang membelenggu ASN, menurut bapak dua anak itu mereka tetap bisa berinovasi. “Semua peraturan yang membelenggu itu jangan dibuang semua. Pasti ada celah yang bisa dimanfaatkan untuk berinovasi,” katanya.
Kehadiran Dahlan Iskan juga dimanfaatkan oleh peserta untuk berdialog.
Dian Kartika Sari, ASN dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menanyakan tentang pembuatan inovasi yang kerap kali tersendat aturan. Itu tidak terlepas dari kultur ASN yang erat dengan aturan dan birokrasi.
Menjawab hal itu, Dahlan memberikan jawaban yang lugas. “Biasanya inovasi lahir bukan dari mendengar kutbah atau pidato. Atau juga membaca buku. Inovasi sering kali keluar karena kepepet atau terpaksa,” terangnya.
Mantan Menteri BUMN itu menuturkan, inovasi memang perlu dihadirkan. Terlepas dari dampak yang menyertai. Meski demikian, dia menegaskan tentang pentingnya akal sehat dalam menyikapi setiap keputusan.
“Yang utama harus dipakai adalah akal sehat. Jangan sampai aturan mengubah jiwa anda sampai akan sehat hilang. Di belantara peraturan, akal sehat harus tetap jalan,” pesannya.
Dia pun tak menampik dunia ASN seolah-olah bertolak belakang dengan pembaruan. Tak serta merta semua inovasi bisa diimplementasikan di tengah aturan dan regulasi yang dianut.
“Seandainya tahu ini tidak masuk akal sehat, tetapi saya tetap harus melaksanakan, ya laksanakan karena aturan. Tetapi anda tetap harus tahu ini tidak masuk akal saya,” tandasnya sembari menyebut ketegasan itulah yang membuat jiwa tetap hidup.
Kehadiran Dahlan Iskan juga banyak memantik pertanyaan-pertanyaan seputar kewirausahaan dari para peserta. Meski semua peserta merupakan pegawai pemerintahan, tak sedikit yang tertarik dengan dunia wirausaha.
Untuk diketahui, seminar kemarin sekaligus jadi momentum ‘jumpa idola’ oleh sebagian peserta. Tak sedikit yang melontarkan pertanyaan agar bisa berfoto. Bahkan tak sedikit yang membawa serta buku karya Dahlan Iskan untuk ditandatangani langsung oleh sang penulis.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah