KEDIRI, JP Radar Kediri– Roda pemerintahan Pemkot Kediri bergerak menjelang pemilihan kepala daerah November mendatang. Kemarin, Pj Wali Kota Kediri Zanariah melantik dua pejabat eselon dua di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri.
Mereka yang mengucap sumpah jabatan adalah Indun Munawaroh dan Arief Cholisudin Yuswanto. Indun dipercaya menjabat sebagai Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Sementara Arief menduduki jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
“Mutasi ini untuk memenuhi kekosongan jabatan. Ada yang karena pensiun juga. Jadi pengisian harus lebih cepat. Hanya prosesnya panjang, harus izin pada saat mau melakukan lelang jabatan. Setelah dapat izin, nanti izin lagi jika mau pelantikan, jadi lama sekali,” terang Zanariah.
Saat ditemui usai pelantikan kemarin, dia menekankan agenda kemarin tidak ada hubungannya dengan pemilihan kepala daerah (pilkada). Dia menegaskan bahwa kekosongan jabatan itu harus segera diisi untuk menghindari ketimpangan.
Selanjutnya, Zanariah berharap pejabat yang baru saja dilantik bisa melakukan koordinasi dengan baik dengan semua jajaran. “Harus bisa berkoordinasi, berkolaborasi. Dengan jajaran samping, jajaran atas, maupun bawah,” tandasnya.
Sementara itu, Indun Munawaroh saat ditemui terpisah mengatakan dirinya akan mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh Plt sebelumnya. Pasalnya, dia menjabat jabatan barunya dengan kondisinya sudah di pertengahan anggaran.
Selanjutnya, dia mencatat beberapa poin penting yang disampaikan oleh Zanariah saat pelantikan. Salah satunya adalah menjaga stabilitas politik dan keamanan di Kota Kediri menjelang pilkada.
“Kedua, saya masih ingat, harus berkolaborasi, berkoordinasi, dan sabar dengan situasi politik di Kota Kediri karena menjelang pilkada pasti suhunya akan naik turun,” lanjutnya.
Kemudian, Indun berharap dia bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Dia mengaku akan berusaha menjaga integritasnya serta amanah. Sementara, Indun juga mengatakan akan meningkatkan wawasan kebangsaan dengan pendekatan yang lebih diterima oleh generasi Z.
Pantauan koran ini, pelantikan kemarin berlangsung secara tertutup. Zanariah menjelaskan bahwasanya pemkot ingin menyelenggarakan pelantikan dengan lebih sakral. Selain dua pejabat eselon dua, Zanariah juga lantik 16 pejabat fungsional.
Untuk diketahui, Indun sebelum menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD yang saat ini masih kosong. Dia menggantikan Plt Tanto Wijohari yang definity sebagai Asisten III. Adapun Arief, jabatan sebelum adalah Camat Kota. Dia menggantikan Sumedi yang sudah purna sebagai Kepala DP3AP2KB.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah