Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Optimistis Jembatan Jongbiru Beroperasi Juli, Pengecoran Ditarget Kelar Akhir Juni

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 24 Juni 2024 | 21:39 WIB
AKSES VITAL: Salah seorang warga sedang mengamati proses pengerjaan Jembatan Jongbiru-Mrican yang direncanakan bakal bisa dioperasikan pada awal Juli nanti.
AKSES VITAL: Salah seorang warga sedang mengamati proses pengerjaan Jembatan Jongbiru-Mrican yang direncanakan bakal bisa dioperasikan pada awal Juli nanti.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Akhirnya pengecoran semua gelagar Jembatan Jongbiru sudah selesai. Menjadikan jembatan penyambung kabupaten dan kota itu bisa open traffic di awal Juli, sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

"Sesuai dengan target, Juni ini selesai. Dan Juli bisa dilewati," jelas Pelaksana Lapangan Pembangunan Jembatan Jongbiru Anugerah Dwi Pamungkas.

Untuk diketahui, pengecoran di bentang jembatan sisi Jongbiru dan sisi tengah sudah selesai sejak minggu kemarin. Sementara sisi Jabon-di bagian utara-selesai tercor kemarin pagi.

“Cor semalaman (22/6), baru selesai tadi pagi (kemarin) mas,” terang pria asal Jombang ini.

Pantauan koran ini, kemarin siang kondisi cor gelagar sisi Jabon itu masih basah. Belum bisa dilewati. Menariknya,  banyak pengendara yang kecele, mengira jembatan itu sudah bisa dilewati. Tidak sedikit pula yang datang untuk melihat fisik baru jembatan yang ambruk sejak 2017 silam itu. Pamungkas menyebut, agar cor cukup usia, membutuhkan waktu tiga hari.

“Untuk sehari sebenarnya sudah bisa kering. Namun kalau usianya tiga hari setelah selesai pengecoran,” terangnya.

Pamungkas menyebut, Selasa (25/6) nanti pihaknya akan melakukan pengecoran sisi luar jembatan. Bagian penyambung oprit dengan gelagar jembatan. Jika sudah cukup usia, maka berikutnya akan dilakukan pengaspalan. Sembari melakukan itu, kontraktor juga merampungkan pemasangan trotoar jembatan dan aksesoris-aksesoris lainnya.

“Target 26 Juni selesai, maksimal 28 Juni,” akunya.

Seperti diberitakan, jembatan sepanjang 133,94 meter itu dibangun menggunakan anggaran Pemerintah Pusat. Proyek dengan anggaran Rp 25,46 miliar itu dikerjakan oleh PT Dwi Mulyo Lestari.

Selain membangun jembatan, Kementerian PUPR juga memperlebar jalan Jongbiru yang semula tiga meter menjadi tujuh meter. Adapun Pemkab Kediri mendapat tugas melakukan pengadaan tanah untuk pelebaran jalan. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#PUPR #Jembatan Jong Biru #pemkab kediri #proyek jembatan #bandara dhoho #open traffic