Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Cek Daging Kurban, Pemda di Kediri Lakukan Postmortem di Tempat Penyembelihan

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 17 Juni 2024 | 15:33 WIB
TELITI: Petugas DKPP Kabupaten Kediri memeriksa kondisi hewan kurban di Pasar Grogol.
TELITI: Petugas DKPP Kabupaten Kediri memeriksa kondisi hewan kurban di Pasar Grogol.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Pemerintah daerah di Kediri Raya tak ingin kecolongan dengan munculnya hewan kurban bermasalah. Karena itu, mereka tetap akan melakukan pemeriksaan hewan yang disembelih, terutama hari ini yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

“Kami akan mendatangi lokasi-lokasi penyembelihan. Berkoordinasi dengan kelurahan. Tentu tidak mungkin kami datangi semua. Tapi kami prioritaskan yang ada indikasi kemunculan penyakit,” terang Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri M. Ridwan.

Salah satu penyakit yang diantisipasi adalah cacing hati. Penyakit ternak ini kerap kali tidak nampak kondisinya saat diamati sebelum hewan disembelih.

“Selain itu penyakit menular pada hewan kurban juga masih tetap kami waspadai. Seperti antraks ya, meskipun sudah cukup lama belum ada kasusnya, bahkan di daerah-daerah lain,” sambung Ridwan.

Selain pemantauan penyembelihan hewan kurban di lingkungan masyarakat, penyembelihan juga berlangsung di rumah potong hewan (RPH).

Ridwan menambahkan, sedikitnya ada 31 sapi dan dua kambing yang akan disembelih di RPH dalam waktu tiga hari.

“Pemantauan dan pemeriksaan ini juga agar masyarakat mengerti betul penyakit-penyakit luar dan dalam dari hewan kurban,” pungkasnya.

Di Kabupaten Kediri, hingga kemarin, belum ditemukan adanya hewan kurban yang bermasalah. Seluruh hewan yang dijual untuk kepentingan kurban dinyatakan layak.

“Sementara belum ada (laporan hewan kurban sakit atau tidak layak sembelih),” terang Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kabid Keswan dan Kesmavet) Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Yhuni Ismhawati.

Berdasar keterangan Yhuni, pihak DKPP terus melakukan pemantauan hewan kurban. Baik itu pemeriksaan antemortem, pemeriksaan luar, maupun posmortem atau bagian dalam.

“Kami juga melakukan pemantauan lalu lintas hewan,” tambahnya.

Hari ini, Yhuni menjelaskan mereka masih akan melakukan pemeriksaan postmortem. Petugas di masing-masing wilayah akan mendatangi lokasi penyembelihan. Hal ini untuk memastikan daging kurban yang didistribusikan ke masyarakat aman dikonsumsi.

“Bu Tutik (kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, Red) melakukan pemeriksaan di Budaya Cipta (kediaman bupati, Red). Saya pemeriksaan di di RPH Pare,” jelasnya.

Selain itu, Yhuni menyebut bahwa dua RPH di Kabupaten Kediri sudah siap melaksanakan pemotongan hewan kurban. Baik itu peralatan dan personel.

Di RPH Pare, tercatat ada empat sapi yang akan disembelih hari ini. Kemudian juga ada dua ekor sapi di hari kedua serta satu ekor sapi di hari ke tiga.

Sementara di RPH Wates, ada dua sapi yang akan disembelih hari ini. Dan satu sapi yang akan disembelih di hari ke dua.

Sementara itu, pelaksanaan Idul Adha di wilayah Kediri Raya akan berlangsung serentak. Tidak ada ormas yang menggelar salat Idul Adha lebih awal dari ketentuan Pemerintah.

“Semua insya Allah serentak besok (hari ini, Red). Baik itu NU, Muhammadiyah, dan ormas Islam lain terpantau menyelenggarakan Idul Adha hari ini,” jelas Pranata Humas Kemenag Kabupaten Kediri Paulo Jose Ximenes.

Salah satu yang menggelar salat Idul Adha hari ini adalah Masjid An-Nur Pare. Di masjid ini berteindak sebagai imam salat adalah Kiai Murhib Al-Hafidz. Sementara khotibnya Dafid Fuadi, ketua Takmir Masjid An-Nur Pare.

“Untuk tema khutbah Idul Adha besok (hari ini, Red) adalah memetik hikmah haji wada’ Nabi Muhammad SAW,” terang Dafid.

Dafid menyebut, di An-Nur, ada dua ekor sapi yang akan disembelih. Seekor dari Pemkab Kediri dan seekor lagi dari Dewan Masjid Indonesia Jatim.

Sedangkan di Masjid Agung Kota Kediri jumlah hewan kurban yang disembelih lebih banyak. “Ada tiga sapi dan sepuluh ekor kambing yang akan disembelih besok (hari ini, Red) terang Sekretaris Takmir Masjid Agung Kota Kediri Basyarudin.

Nantinya, daging kurban akan disalurkan ke jemaah Masjid Agung. Termasuk warga setempat yang menjadi prioritas penyaluran daging kurban.

“Biasanya satu ekor sapi bisa jadi 250 kantong. Kalau satu kambing bisa dapat 20 kantong,” lanjutnya sambil memperkirakan proses penyembelihan akan berlangsung hingga waktu dhuhur.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.  

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kabupaten kediri #idul adha #pemerintah daerah #DKPP Kota kediri #hewan kurban #hewan ternak