Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Setkab RI Jajaki Rencana Ekspor Nanas Kelud

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 30 Mei 2024 | 16:53 WIB
TINJAU LAPANGAN: Asdep Bidang Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Inovasi Setkab Ida Dwi Nilasari (baju hitam) bersama tim dari sejumlah kementerian serta Wabup Dewi Mariya Ulfa (4 dari kanan) menyimak
TINJAU LAPANGAN: Asdep Bidang Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Inovasi Setkab Ida Dwi Nilasari (baju hitam) bersama tim dari sejumlah kementerian serta Wabup Dewi Mariya Ulfa (4 dari kanan) menyimak

KEDIRI, JP Radar Kediri - Asisten Deputi Bidang Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Inovasi Sekretariat Kabinet (Setkab) menjajaki rencana ekspor nanas Kelud. Kemarin, tim dari Jakarta itu meninjau lahan budi daya nanas hingga tempat pengolahan nanas di Ngancar.

Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Inovasi Setkab Ida Dwi Nilasari mengatakan, kedatangannya kemarin untuk menjajaki rencana ekspor nanas. Hal tersebut sejalan dengan gerakan tiga kali lipat ekspor (geratieks) komoditas hortikultura.

“Kami datang (melihat nanas di Ngancar, Red) untuk melihat terkait pelaksanaan program geratieks,” terang perempuan yang kemarin datang bersama tim dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perdagangan itu.

Ida mengungkapkan, Kabupaten Kediri merupakan daerah penghasil nanas terbesar ketiga di Indonesia. Karenanya, Setkab memutuskan untuk meninjau secara langsung. “Kami ingin memastikan target (geratieks, Red) bisa dicapai mengingat pemerintahan akan berakhir,” lanjut Ida sembari menyebut pihaknya segera menyampaikan hasil peninjauan ke pimpinan.

Berdasar pengamatannya kemarin, menurut Ida masih ada beberapa hambatan dalam ekspor nanas. Salah satunya, terkait pemenuhan syarat standar ekspor tiap negara yang berbeda. “Karena setiap negara memiliki pesyaratan tertentu untuk menerima beberapa komoditas di negaranya. Jadi perlu memenuhi itu,” ungkap Ida sembari menyebut pihaknya akan langsung rapat untuk mengambil langkah ke depan pasca-kunjungan kemarin.

Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa optimistis Kabupaten Kediri bisa mengekspor nanas. Meski, diakuinya saat ini masih ada kendala produksi yang belum maksimal. “Permintaan banyak namun kami belum bisa produksi banyak,” terang Dewi berharap kedatangan tim Setkab kemarin bisa membawa peluang ekspor nanas.

Sementara itu, Ketua Koperasi Nanas Sumber Rejeki Muhammad Sya’ban Setia Budi mengatakan, para petani sengaja membentuk koperasi agar bisa mengekspor nanas. Apalagi, sebelumnya ada petani yang mencoba mengekspor nanas dan berhasil.

“(Ekspor nanas, Red) juga untuk antisipasi saat  produksi nanas berlebih. Dengan diekspor ini kan akan menjadi pengendalian jumlah di lokalan sehingga harga terkendali,” harapnya.

Dengan beroperasinya Bandara Dhoho, petani yang tergabung di koperasi itu sudah mencoba mengirim nanas lewat kargo bandara. Untuk memastikannya, dalam waktu dekat Koordinator Bidang Ekspor Koperasi Nanas Sumber Rejeki Rudiono mengaku akan koordinasi dengan kargo Bandara Dhoho.

Rencananya, petani akan mengekspor nanas-nanas dari lereng Kelud itu ke Georgia, negara di Asia Barat. “Kalau ternyata nanti bisa, itu akan memangkas biaya perjalanan,” papar Rudi sembari menyebut jika dikirim lewat bandara Juanda atau Pelabuhan Tanjung Perak akan memakan biaya yang lebih mahal.

Terpisah, Supervisor Divisi Internasional DMK Kargo Wisnu Ainul Yaqin mengatakan, saat ini Bandara Dhoho belum bisa melayani kargo ke luar negeri. “Untuk Bandara Dhoho sementara belum bisa melayani pengiriman internasional. Bisa dilewatkan Bandara Juanda. Kami bisa membantu menguruskan dokumennya,” jelas Wisnu sembari menyebut layanan kargo internasional akan dibuka secara bertahap.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kabupaten kediri #nanas #Ekspor #Deputi #Setkab RI #nanas kelud