KEDIRI, JP Radar Kediri - Tiga bulan jelang pendaftaran bakal calon kepala daerah (bacakada) Agustus nanti, bursa perebutan rekomendasi partai politik (parpol) semakin ramai. Setidaknya ada tiga kandidat yang bersaing untuk mendapat rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra.
Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kediri Ketut Gutomo mengatakan, meski pihaknya tidak resmi membuka penjaringan, ternyata mereka sudah berkomunikasi dengan beberapa kandidat. Mulai Bupati Hanindhito Himawan Pramana, Owner PT Tajimas Grup Deny Widyanarko, dan pengusaha Rahmadi Yogiantoro. “Tiga nama yang sudah berkomunikasi itu kami ajukan ke DPD (Gerindra Jatim, Red) untuk diteruskan ke DPP,” kata Ketut.
Terkait kandidat yang akan mendapat rekom dari partai berlambang burung garuda itu, Ketut mengaku memasrahkan ke DPP Gerindra. Adapun daerah rencananya akan mengajukan kandidat calon wakil bupati (cawabup). “Saat ini kami masih melakukan penjaringan (untuk menentukan kandidat yang diajukan sebagai calon wakil bupati, Red),” lanjut Ketut.
Mekanisme penjaringan internal menurut Ketut dengan menawarkan kepada struktural yang ingin maju sebaga cawabup. Selanjutnya, kandidat-kandidat itu akan diseleksi. “Nantinya (yang lolos seleksi, Red) akan diajukan sebagai kandidat calon wakil (wakil bupati, Red),” terangnya.
Selain di Gerindra, Dhito, Deny, dan Yogi juga memperebutkan rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Nama tiga orang tersebut menurut Ketua DPD PKS Kabupaten Kediri Marenda Darwis juga diajukan ke DPP untuk bisa mendapat rekomendasi. Seperti Gerindra, Darwis mengaku DPD hanya menunggu keputusan rekomendasi dari pusat. “Sudah diajukan ke DPP. Kami tinggal menunggu turunnya rekomendasi,” ungkap Darwis beberapa waktu lalu.
Di luar dua parpol tersebut, perebutan rekomendasi parpol antara Dhito dan Deny juga terjadi di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Perebutan rekom parpol dua kandidat itu juga terjadi di Partai Demokrat setelah Rabu (22/5) malam lalu Dhito mengembalikan formulir ke partai berlambang Mercy itu alias resmi mendaftar.
Tiba sekitar pukul 19.45, Dhito diterima oleh Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kediri Moh. Zaini. “Ini juga bagian dari saya berkomunikasi dengan seluruh partai,” kata Dhito sembari menyebut dirinya mendaftar ke Demokrat karena pada pilkada 2020 lalu partai tersebut juga mengusung dan mendukung dirinya. Karenanya, di pilkada November nanti bapak dua anak itu juga kembali meminta dukungan ke Demokrat.
Demokrat, lanjut Dhito, juga jadi salah satu partai yang hingga tahun ini mengawal semua kebijakannya di Kabupaten Kediri. “Termasuk Mas Zaini ini yang mengawal kebijakan saya,” lanjut Dhito sembari menyebut hubungannya dengan Demokrat tidak pernah bermasalah.
Bagaimana jika nantinya Demokrat mengajukan kandidat cawabup? Dhito mengatakan, semua partai yang mengusung dan mendukungnya punya hak untuk memberi pertimbangan dalam penentuan cawabup. Karenanya, dia terbuka dengan berbagai usulan.
Setelah Demokrat, Dhito memastikan akan menjalin komunikasi dengan partai-partai lainnya. “Jadi bukan terus partai ke berapa (yang didatangi). Insyaallah semua partai saya berkomunikasi. Nanti juga tahu sendiri teman teman media. Ditunggu saja,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kediri M. Zaini mengatakan, pengembalian formulir oleh Dhito Rabu malam lalu menandakan keseriusannya melanjutkan pengabdian sebagai kepala daerah di Kabupaten Kediri
“Tentunya ini sesuatu yang positif dan kami sangat mengapresiasi niat baik tersebut,” jelasnya.
Dengan mendaftarnya Dhito, menurut Zaini total ada dua kandidat yang memperebutkan rekom di partainya. Sebab, sebelumnya Denny juga sudah mengembalikan formulir dan mendaftar.
Terkait peluang Dhito dan Deny untuk mendapat rekom, menurut Zaini sama-sama besar. Dia menyebut momentum pesta demokrasi ini sangat dinamis. “Tapi kami juga apresiasi salah satu ikhtiar yang dilakukan Mas Bup (Dhito, Red) mau menjalin komunikasi dengan kepada seluruh partai karena semua partai masih memiliki peluang yang sama,” jelasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah