KEDIRI, JP Radar Kediri - Sebanyak 150 orang mendaftar menjadi anggota pengawas kecamatan (panwascam) Kabupaten Kediri. Dari jumlah tersebut, ada 80 calon panwascam yang terpental saat mengikuti Computer Assisted Test (CAT) pada Sabtu (18/5).
Sekarang, tersisa 70 peserta yang mengikuti seleksi Panwascam Kabupaten Kediri. “Kami hanya membutuhkan 35 orang untuk menjadi Panwascam saat pemilihan kepala daerah pada November mendatang,” ujar M Saifudin Zuhri, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kediri.
Kenapa hanya membuka 35 anggota panwascam? Pria asal Mojo itu menjelaskan, jumlah lowongan tersebut berdasarkan hasil dari evaluasi setelah pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) pada 14 Februari lalu. Pada saat melakukan evaluasi, tim dari Bawaslu Kabupaten Kediri menilai progres Panwascam sebelumnya dan menilai kompetensinya.
Dari hasil evaluasi, Bawaslu masih mempertahankan 43 anggota Panwascam yang lama. Mereka dianggap mumpuni dan layak untuk menjalani tugas pengawasan saat pemilihan kepala daerah pada November mendatang.
“Sekarang (tadi malam, Red) kami masih melakukan wawancara,” ucap Saifudin. Untuk pengumuman yang lulus, paling cepat hari ini. Sedangkan pelantikannya akan disiapkan bulan ini. Setelah mereka dilantik, nanti akan langsung bekerja melakukan perekrutan untuk pengawas kelurahan/desa (PKD). “Untuk PKD sekarang masih penerimaan berkas sampai Selasa (21/5),” tutupnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah