KEDIRI, JP Radar Kediri — Niat Ronny Siswanto maju dalam Pilwali 2024 lewat jalur independen pupus di tengah jalan. Ini setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menyatakan berkas dukungan yang menjadi syarat utama belum terpenuhi.
Pantauan koran ini, Ronny menyerahkan berkas dukungan ke KPU Kota Kediri pukul 22.15 kemarin. Atau, kurang dari dua jam sebelum tahapan penyerahan berkas dukungan ditutup.
Sebanyak 50 kardus berisi berkas dukungan berupa foto kopi KTP diserahkan kepada KPU Kota Kediri. Di waktu yang sama, KPU langsung menindaklanjuti dengan melakukan penghitungan berkas yang diajukan.
“Yang kami lakukan baru melihat jumlah dukungannya. Belum melihat kebenarannya. Dan (pengajuan syarat, Red) dikatakan diterima kalau memenuhi syarat minimal. Yaitu 23.397 dukungan di minimal dua kecamatan,” ujar Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Teknis Penyelenggaraan Nia Sari.
Berdasarkan penghitungan itu, Nia mengatakan berkas dukungan memenuhi syarat dari sisi sebaran wilayah. Hanya saja, jumlah keseluruhan belum terpenuhi. “Masih kurang 5.151 dukungan,” terangnya sembari menyebut jumlah dukungan yang disetor hanya 18.246 lembar.
Dengan jumlah syarat dukungan minimal yang tak terpenuhi, bisa dipastikan pencalonan Ronny melalui jalur independen gagal. Sebab, tahap penyerahan berkas dukungan bakal calon perseorangan ditutup pada Minggu (12/5) pukul 23.59.
“Kalau seandainya berkas diserahkan tanggal 12 tetapi pagi, dan waktu kita hitung masih ada waktu sebelum penutupan, maka masih ada waktu untuk mengajukan kekurangan berkas,” urainya sembari menyebut, kesempatan terakhir tinggal pendaftaran melalui jalur partai politik yang baru dibuka 27 Agustus nanti.
Ditemui Minggu (12/5) malam lalu, Ronny Siswanto menyebut jalur independen bukan jalan satu-satunya untuk menuju AG-1. Pria yang juga Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Kediri itu mengaku tetap membangun komunikasi dengan partai politik.
“Jalan ninja saya menuju Balai Kota ada dua. Yang utama saya tetap berkoalisi dengan parpol. Jadi jangan dianggap cuma ini. Ini kan jalan ninja saya yang kedua,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ronny terus berkomunikasi dengan seluruh partai politik di Kota Kediri. Termasuk menyampaikan keputusannya ikut mendaftar melalui jalur independen.
Untuk diketahui, Ronny menggandeng nama Fadloly Iwa Kusuma untuk maju melalui jalur independen. Sosok pengusaha muda itu dipilih karena dirasa dekat dengan dinamika zaman dan kelompok milenial. Dengan harapan, visi misinya menyempurnakan Kota Kediri bisa terwujud.
“Yang paling konkret, njogo ekonomi Kota Kediri. Kalau Ronny Siswanto menjadi Wali Kota Kediri, saya berjanji minimal beras bisa dibeli dengan harga di bawah Rp 10 ribu. Kedua, Pak Ronny ngopeni rondo-rondo. Jadi janda-janda kami beri stimulus,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah