KEDIRI, JP Radar Kediri- Proses appraisal pasar buah dan pasar Banyakan agaknya masih panjang. Hingga kemarin (4/3), kedua aset milik pemerintah kabupaten (pemkab) dan pemerintah desa (pemdes) tersebut masih belum kelar.
“Sampai saat ini keduanya belum dibebaskan,” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama kepada koran ini.
Irwan mengatakan, hingga kemarin, kedua aset tersebut belum dibebaskan. Karena memang proses appraisal masih terus berlanjut. Hingga kapan appraisal akan berlangsung, Irwan pun mengaku belum tahu.
Besar harapan kedua aset itu dapat segera dibebaskan. Terutama untuk Pasar Banyakan. Karena rencananya pasar tersebut akan digunakan untk pelebaran Jalan PB Sudirman sisi barat.
Baca Juga: Polres Kediri Gelar Operasi Semeru 2024, Ini Sasarannya
Sedangkan untuk sisi timur, Irwan mengatakan jika proses pelebaran telah rampung dilakukan. Bahkan proses tersebut sudah dilakukan di akhir tahun lalu. “Setelah dibebaskan akan langsung dilakukan pelebaran,” terangnya.
Lebih lanjut, Irwan mengatakan jika pasar buah Banyakan juga terdampak. Nantinya pasar tersebut termasuk ke dalam aset yang terdampak tol Kediri-Kertosono.
Lalu di mana pasar akan dipindah, Irwan mengaku belum tahu. Namun menurut beberapa informasi, pasar yang berada di Jalan Raya Kediri-Nganjuk itu akan dipindah 1 kilometer (km) ke arah barat. Dengan lokasinya yang masih berada di tepi Jalan Raya Kediri-Nganjuk.
Terpisah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi membenarkan jika proses appraisal masih terus berlanjut. Dia pun berharap jika proses tersebut dapat segera rampung dalam waktu dekat.
Baca Juga: BPN Percepat Pembelian Tanah Akses ke Bandara Kediri di Tahap II
Karena memang, untuk Pasar Banyakan, proses pembebasan lahan sangat penting. Karena selain akan dilakukan pembebasan, lokasi tersebut akan dibangun gapura selamat datang menuju ke bandara. “Karena Jalan PB Sudirman adalah akses utama untuk menuju ke bandara,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah