KEDIRI, JP Radar Kediri - Operasi Keselamatan Semeru 2024 kembali digelar. Tujuannya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Nantinya, petugas akan memaksimalkan penilangan secara manual dan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
“Kami terapkan dua-duanya,” terang Kasatlantas Polres Kediri AKP Suryono melalui Kanit Turjagwali Satlantas Polres Kediri Ipda Sujadi.
Sujadi menyebut, operasi ini dimulai hingga 17 Maret mendatang mengutamakan upaya preventif atau pencegahan. Yakni selain dengan lakukan edukasi atau peneguran. Juga akan dilakukan penilangan bila didapati pengendara dan pengemudi yang tidak mematuhi aturan.
“Kami mengutamakan preventif untuk mencegah fatalitas kecelakaan,” terang perwira pangkat satu balok emas di pundak.
Untuk itu, Sujadi menyebut ada tujuh aspek pelanggaran yang menjadi prioritas petugas. Yakni berboncengan lebih dari satu orang, mengemudikan kendaraan bermotor di bawah pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan dan melawan arus, pengendara yang masih di bawah umur, pengemudi yang bermain HP saat berkendara, pengendara motor yang tidak menggunakan helm SNI, serta pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman.
“Semua itu diprioritaskan karena itu berkaitan dengan keselamatan pengendara,” tandas Sujadi.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah