KEDIRI, JP Radar Kediri- Tanggal pasti kapan Bandara Internasional Dhoho Kediri beroperasi memang belum diketahui. Namun, hal itu tak membuat Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri berleha-leha. Sebaliknya banyak hal yang terus dipersiapkan oleh pihak imigrasi.
“Salah satu tugas kami adalah menekan angka tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” terang Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri Denny Irawansaat dikonfirmasi.
Seperti diketahui, Bandara Kediri tidak hanya akan melayani penerbangan lokal. Rencananya bandara yang berada di barat Sungai Brantas itu juga akan melayani penerbangan internasional. Yaitu untuk ibadah haji dan umrah.
Penerbangan internasional itu memang belum akan beroperasi saat ini. Karena sesuai rencana, penerbangan internasional baru akan dilakukan sekitar tiga atau lima tahun ke depan.
Namun, hal itu tak membuat kantor imigrasi bersantai. Karena Denny mengatakan jika persiapan akan dilakukan sejak jauh-jauh hari. Seperti yang sudah mulai dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kediri saat ini.
Lalu apa saja yang akan dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kediri? Menanggapi pertanyaan itu, Denny mengatakan banyak hal yang akan dilakukan. Salah satunya dengan memberi sosialisasi kepada masyarakat. Dengan tujuan agar masyarakat juga ikut aktif. Seperti melaporkan ke pihak imigrasi jika ditemukan indikasi TPPO.
“Peran masyarakat sangat kami perlukan untuk bersama-sama menciptakan kepastian hukum di bidang keimigrasian,” tandasnya.
Selain itu, seperti dikatakan sebelumnya, penambahan personel juga akan dilakukan oleh kantor imigrasi. Hingga kemarin, Kantor Imigrasi Kediri hanya memiliki 46 personel. Rencananya penambahan personel akan dilakukan. Hingga setidaknya memiliki 80 hingga 100 personel.
Karena memang penambahan jumlah personel menjadi hal yang sangat penting dengan adanya bandara. Bahkan secara khusus nantinya akan ada personel yang ditempatkan di bandara.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah