KEDIRI, JP Radar Kediri- Ratusan pedagang di Pasar Wates sedang ancang-ancang untuk pindah ke pasar baru. Tapi sebelum pindah, mereka harus melakukan undian lapak terlebih dahulu. Rencananya ada tiga zona yang undiannya akan didahulukan.
“Zona sayur, konveksi, dan pracangan yang akan didahulukan,” kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih saat dikonfirmasi. Tutik mengatakan, proses pengundian kios dan lapak akan dilakukan secara bertahap. Artinya undian akan dilakukan lebih dari satu kali. Undian pertama akan dilakukan pada selasa depan (6/2).
Zona sayur, konveksi, dan pracangan menjadi yang paling banyak di Pasar Wates. Setelah ketiganya selesai, Tutik mengatakan undian akan terus dilakukan. Seperti untuk pedagang daging, buah, dan masih banyak yang lainnya.
“Untuk yang lainnya masih menunggu jadwal. Saat ini masih terus kami sosialisasikan,” tuturnya. Setelah diundi, pedagang boleh langsung menempati lokasi baru. Dengan batas maksimal pada minggu ketiga di bulan Maret. Atau lebih tepatnya sebelum hari raya Idul Fitri.
Seperti diketahui sebelumnya, Pasar Wates baru saja diresmikan langsung oleh Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana. Peresmian tersebut dilakukan pada 29 Januari lalu. Pasar yang dalam pembangunannya menghabiskan dana Rp 16 miliar itu memiliki beberapa fasilitas. Seperti 55 kios dan 548 lapak.
Rencananya pasar tersebut dapat menampung 486 pedagang. Namun akan terus ditambah seiring berjalannya waktu. Karena hingga kemarin, setidaknya ada sekitar 100 pedagang yang masuk ke dalam daftar tunggu. Secara hitung-hitungan, jumlah kios dan lapak lebih banyak dari jumlah pedagang. Karena memang, menurut Tutik, ada pedagang yang memiliki kios atau lapak dengan jumlah lebih dari satu.
Namun Tutik membatasi untuk jumlah kios dan lapak yang boleh dimiliki oleh pedagang. Yaitu jumlahnya tak boleh dari empat. Jika ketahuan, pemkab akan mengambil alih kios atau lapak tersebut. “Kami juga mengimbau kepada pemilik untuk tak melakukan jual beli kios dan lapak,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah